nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengungsi Banjir Bandang Lebak Mulai Terserang Penyakit

Rasyid Ridho , Jurnalis · Minggu 05 Januari 2020 04:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 05 340 2149361 pengungsi-banjir-bandang-lebak-mulai-terserang-penyakit-ZaOxC4XvvN.jpg Pengungsi Banjir Bandang Lebak mulai terserang penyakit (Foto: Rasyid Ridho)

LEBAK - Korban bencana banjir bandang di Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten mulai terserang berbagai penyakit setelah beberapa hari bertahan di pengungsian. Penyakit yang banyak dikeluhkan yakni diare dan gatal-gatal.

Kepala Puskesmas Lebak Gedong Suripto mengatakan, warga yang berada di pengungsi banyak mengeluhkan kulit gatal-gatal dan diare. Penyebabnya, karena kurangnya air bersih. "Di kita yang sudah banyak kasusnya diare, gatal gatal karena air kotor dan ada juga kelelahan," kata Suripto kepada wartawan, Kamis 3 Januari 2020.

Bahkan, kata Suripto, banyak juga pengungsi yang datang ke tim medis yang berada di posko pengungsian setelah di cek tekanan darahnya tinggi atau hipertensi. "Ada juga hipertensi karna trauma dan kaget melihat rumah dan kampungnya sudah rata dengan tanah," ujar Suripto.

Banjir Lebak

Suripto menjamin stok obat-obatan masih aman dan petugas medis pun terus berjaga di posko kesehatan yang berada di pengungsian gedung serba guna Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebak Gedong.

Dia menambahkan, sejak hari pertama kehadian, setiap harinya 10 orang datang ke Puskesmas untuk mendapatkan tindakan medis. Namun, jika sudah membaik akan dikembalikan ke posko pengungsian.

"Kalau perlu tindakan dibawa ke puskesmas misalnya mau dinfus, harus pasang oksigen, harus dijahit lukanya, atau ibu hamil yang perlu istirahat, perlu terapi bisa disini," kata Sucipto.

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan makan-makan yang baik dan teratur, serta istirahat yang cukup. Segara periksa ke petugas kesehatan yang berjada jika dirasa sakit.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini