nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penambangan Emas Ilegal di Lebak Jadi Prioritas Kapolda Banten yang Baru

Rasyid Ridho , Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 17:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 08 340 2150710 penambangan-emas-ilegal-di-lebak-jadi-prioritas-kapolda-banten-yang-baru-c69IiMgFqv.jpg Foto Istimewa

SERANG - Banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten disebut-sebut akibat adanya penambangan emas tanpa izin di Gunung Halimun-Salak. Bahkan, Presiden Joko Widodo meminta aktivitas penambangan emas tanpa izin dihentikan.

Kapolda Banten Irjen Agung Sabar Santoso mengaku persoalan penambangan emas yang dilakukan secara ilegal menjadi prioritasnya saat ini, setelah resmi menjabat Kapolda Banten setelah menggantikan Irjen Tomsi Tohir yang kini menjabat Kapolda NTB.

"Itu juga (penambangan emas tanpa izin) menjadi prioritas saya untuk bagaimana penanganannya," ujar Irjen Agung Sabar Santoso kepada wartawan seusai acara pisah sambut di Mapolda Banten, Rabu (8/1/2020).

 Baca juga: 33 Titik Longsor Ditemukan Usai Banjir Bandang di Lebak

Dikatakan Agung, bahwa permasalahan penambangan emas sudah lama dilakukan dan akan mencari jalan keluarnya bersama-sama dengan seluruh stakeholder baik itu Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.

"Kita akan bahu membahu dengan seluruh stakeholder karena ini bukan cuma persoalan polisi ini sudah cukup lama. Wartawan juga harus membantu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk berbuat yang baik dan positif dalam menjaga lingkungan," sambungnya.

Dia menegaskan, jika didapati adanya penambang emas tanpa izin di wilayah hukum Polda Banten akan diproses secara hukum. "(Kalau terbukti ilegal) akan kita proses," tegasnya.

 Baca juga: BPBD DKI Sebut Tidak Ada Lagi Wilayah Jakarta Tergenang Banjir

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa banjir bandang yang menerjang enam Kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten karena dampak aktifitas penambangan ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak (TNGHS).

"Kemudian di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten kita lihat memang ini karena perambahan hutan, karena menambang emas secara ilegal," kata Jokowi usai melihat dampak banjir bandang.

Untuk itu, Jokowi meminta kepada Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya untuk segera menghentikan aktivitas penambangan emas di TNGHS. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kejadian serupa yang dapat merugikan ribuan jiwa.

"Tadi saya sudah sampaikan ke pak gub dan bu bupati agar dihentikan. Engga bisa lagi karena keuntungan satu dua tiga orang kemudian ribuan yang lainnya dirugian dengan adanya banjir bandang," ujar Jokowi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini