Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Selidiki Tambang Emas di Gunung Salak yang Diduga Pemicu Banjir Lebak

Rasyid Ridho , Jurnalis-Kamis, 09 Januari 2020 |19:47 WIB
Polisi Selidiki Tambang Emas di Gunung Salak yang Diduga Pemicu Banjir Lebak
Tambang emas ilegal di Lebak, Banten. (Foto: Dokumentasi SPTN TNGHS)
A
A
A

Selain menyisir tambang ilegal, tim juga menyasar kepada pemilik, pemain atau penyandang dana kegiatan PETI. Termasuk juga mencari tahu pemasok merkuri pada sejumlah penambangan emas tanpa izin tersebut . "Termasuk jika ada juga anggota Polri yang terindikasi membekingi (aktifitas penambangan)," imbuhnya.

Foto: Istimewa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta aktivitas penambangan emas ilegal di TNGHS dihentikan untuk mencegah bencana alam.

"Tadi saya sudah sampaikan ke pak gubernur (Banten) dan bu bupati (Lebak) agar (tambang ilegal) dihentikan. Enggak bisa lagi karena keuntungan satu dua tiga orang kemudian ribuan yang lainnya dirugian dengan adanya banjir bandang," ucap Jokowi saat berkunjung ke Lebak beberapa hari lalu.

Berdasarkan data dari Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN ) TNGHS I Lebak, lahan seluas 178 haktare sudah beralihfungsi menjadi area penambangan emas.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement