nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tebing 12 Meter di Cianjur Longsor, Polisi Berlakukan Buka-Tutup

Minggu 12 Januari 2020 20:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 12 525 2152067 tebing-12-meter-di-cianjur-longsor-polisi-berlakukan-buka-tutup-KyhBwXqGLc.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

CIANJUR - Tebing setinggi 12 meter di Tanjakan Mala, Kecamatan Naringgul, Cianjur, Jawa Barat longsor. Imbasnya, sebagian jalan Raya Bandung-Cianjur tidak bisa dilewati akibat ter timbun material longsor.

"Longsor terjadi menjelang siang, sehingga sebagian badan jalan utama tertutup tanah dan batu. Namun, arus kendaraan masih dapat melintas meskipun secara bergantian," ungkap seorang warga sekitar, Jai (40), melansir iNews,id, Minggu (12/1/2020).

Dia menjelaskan, warga tak sempat melihat tanda-tanda akan terjadinya longsor. Longsor tersebut terjadi pasca Pemprov Jawa Barat memperbaiki tebing. Selain batu dan tanah, longsor juga menyebabkan jaring baja sepanjang 20 meter robek.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kendaraan yang melintas harus sabar mengantre karena petugas kepolisian dan TNI memberlakukan sistem buka tutup satu arah selama pembersihan material longsoran," tuturnya.

Sementara itu, Kepala PPK PJN 2 Jabar, Suparman mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan anggota setelah mendapat laporan warga. Pihaknya kata SUparman, mengerahkan dua unit alat berat, puluhan anggota dibantu relawan tanggap bencana, TNI/Polri dan warga sekitar yang bertugas mengatur lalu lintas serta menyingkirkan batang pohon yang ikut terbawa longsor.

"Kami mengimbau warga khususnya pengendara agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi di Jalur Nasional Bandung-Naringgul-Cidaun karena setiap musim hujan sejumlah titik rawan bencana longsor," kata Suparman.

Dirinya mengimbau sementara waktu melarang pengguna jalan untuk berhenti di sepanjang tebing. Pasalnya, belakangan ini lokasi ini kerap dijadikan tempat selfie oleh pengendara.

"Kami mengimbau pengguna jalan bersama petugas dari Polsek Naringgul, untuk tidak berhenti di sepanjang tebing Tanjakan Mala karena rawan terjadi longsor susulan, meskipun tebing telah dipasangi jaring pengaman," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini