Matsuaji mengaku, korban sempat mengeluh pada temannya jika dia merasakan sesak nafas. Bahkan saat makan sudah terasa tersendat dan sakit kepala.
Petugas dari Polsek Trowulan yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi dan memeriksa sejumlah saksi mata. Beberapa barang korban yang ditemukan seperti tas berisi baju, tasbih dan jam tangan diamankan petugas.
Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan di sekitar tubuh korban, jasad tersebut dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Dokter Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk diautopsi. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit.
(Rizka Diputra)