100 Anggota Senat AS Disumpah Jadi Juri di Sidang Pemakzulan Trump

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 17 Januari 2020 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 17 18 2154299 100-anggota-senat-as-disumpah-jadi-juri-di-sidang-pemakzulan-trump-lJPsz6TQLb.jpg Pengambilan sumpah anggota Senat AS. (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Sebanyak 100 anggota parlemen Senat Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 16 Januari 2020, dilantik sebagai anggota juri untuk persidangan pemakzulan (impeachment) Presiden Donald Trump yang akan datang.

Ketua Mahkamah Agung John Roberts memimpin sumpah para senator untuk "memberikan keadilan yang adil".

BACA JUGA: DPR AS Serahkan Pasal Pemakzulan Trump ke Senat, Sidang Dimulai Pekan Depan

Dalam beberapa pekan mendatang, para senator akan memutuskan apakah Trump harus dicopot dari jabatannya atas tuduhan yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS. Pada Rabu, DPR AS yang dipimpin Nancy Pelosi telah menyerahkan dua pasal yang akan dijadikan tuntutan pemakzulan terhadap Presiden Trump: penyalahgunaan kekuasaan dan penghalangan keadilan.

Persidangan dijadwalkan akan dimulai pada Selasa, 21 Januari 2020 pukul 13.00 waktu standar timur (eastern standard time/EST) dengan dipimpin oleh Ketua Senat Mitch McConnell dari Partai Republik.

Hakim Roberts bertanya kepada para senator “apakah mereka bersumpah dalam semua hal yang berkaitan dengan persidangan pemakzulan Presiden Trump untuk memberikan keadilan yang tak memihak sesuai konstitusi dan undang-undang AS”.

Anggota Kongres AS yang ditunjuk sebagai anggota manajer persidangan pemakzulan Presiden Trump. (Foto: Reuters)

Para senator kemudian menjawab “saya bersumpah” sebelum menandatangani sebuah buku yang mereka gunakan untuk mengambil sumpah.

Prosesi pada Kamis dimulai dengan pembacaan pasal pemakzulan di ruang majelis oleh Anggota Kongres Adam Schiff dari Partai Demokrat. Schiff adalah salah satu dari tujuh manajer pemakzulan yang akan mengajukan gugatan terhadap presiden, yang diumumkan pada Kamis.

Setelah prosesi di Capitol Hill, Washington itu, Presiden Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa dia berpikir persidangan "harus berjalan sangat cepat".

BACA JUGA: Presiden Trump Dimakzulkan DPR AS, Ini yang Akan Terjadi Setelahnya

"Ini benar-benar hoaks," kata presiden. "Sebuah tipuan palsu yang dilakukan oleh Demokrat sehingga mereka dapat memenangkan pemilihan”. Sentimen itu diulanginya melalui cuitan di Twitter, mengatakan dia dimakzulkan "karena melakukan percakapan telepon yang sempurna".

Suara mayoritas dari dua pertiga anggota Senat diperlukan menggulingkan presiden, dan karena Partai Republik yang mengusung Trump mengendalikan Senat, ia diduga kuat akan dibebaskan. Meski belum ada nama-nama yang diumumkan secara resmi, pengacara Gedung Putih, Pat Cipollone dan Jay Sekulow telah diprediksi untuk memimpin tim pembela Trump dalam persidangan pekan depan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini