nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hujan Deras Padamkan Kebakaran Australia, tapi Banjir Menerjang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 16:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 17 18 2154378 hujan-deras-padamkan-kebakaran-australia-tapi-banjir-menerjang-kUBNpSza2n.jpg Foto: Reuters.

BADAI yang menyudahi kekeringan menurunkan hujan yang sangat dibutuhkan di beberapa bagian Australia timur yang dilanda kebakaran hutan pada Jumat, 17 Januari 2020. Hujan lebat itu memberikan kegembiraan bagi banyak petani yang menghadapi kehilangan ternak dan tanaman yang berharga.

Hujan membantu petugas pemadam kebakaran yang kelelahan menghadapi kobaran api. Hujan juga diperkirakan datang pada akhir pekan karena cuaca basah akan mencapai titik kebakaran lainnya.

Kebakaran yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, dipicu oleh perubahan iklim dan kekeringan selama bertahun-tahun. Kebakaran juga telah merenggut 28 nyawa selama lima bulan terakhir.

BACA JUGA: PM Morrison: Kebakaran Hutan Australia Kemungkinan Berlangsung Berbulan-bulan

Api telah membakar sebagian besar hutan asli di Australia timur dan selatan, menghancurkan ternak di pertanian yang sudah tandus dan menghancurkan 2.000 rumah.

Hujan yang turun pada Jumat, memiliki curah hujan terbesar dalam hampir satu dekade di beberapa daerah yang dekat dengan titik api.

"Hujan telah turun di sebagian besar wilayah kebakaran selama 24 jam terakhir, yang merupakan berita bagus," kata Dinas Pemadam Kebakaran Pedesaan New South Wales, di mana sejumlah kebakaran terburuk terjadi, demikian dilansir AFP, Jumat (17/1/2020).

"Kami berharap ini terus berlanjut selama beberapa hari mendatang."

Sayangnya hujan tidak turun di semua daerah yang dilanda kebakaran di New South Wales, atau di negara bagian Victoria di sebelah selatan, tempat banyak kebakaran terburuk terjadi.

Hujan juga mempengaruhi para satwa yang pekan lalu terancam oleh kebakaran hutan yang berkobar. Sekitar satu miliar hewan diperkirakan mati dalam kebakaran di seluruh negeri, yang juga merusak habitat mereka.

Namun, pada Jumat pagi beberapa koala dan hewan asli lainnya di Australia Reptile Park di pantai timur New South Wales harus diselamatkan dari banjir.

"Ini luar biasa, baru pekan lalu, kami mengadakan pertemuan harian untuk membahas ancaman kebakaran hutan," kata direktur taman nasional Tim Faulkner.

"Hari ini, kami memiliki seluruh tim di luar sana, basah kuyup, bertindak cepat untuk mengamankan keselamatan hewan kami dan mempertahankan taman dari serangan air. Kami belum melihat banjir seperti ini di taman selama lebih dari 15 tahun."

Hujan deras juga dilihat sebagai pedang bermata dua.

BACA JUGA: Kebakaran Hutan, Australia Jalankan Operasi Rock Wallaby Demi Selamatkan Hewan Langka

Pemerintah telah memperingatkan bahwa air dapat membuat truk pemadam kebakaran sulit untuk menjelajah jauh ke dalam hutan di jalur berlumpur.

Banjir bandang adalah masalah lain, dengan gunung-gunung hangus yang tidak mampu menahan air dan berpotensi mengirim arus abu berlumpur ke saluran air dan sungai. Media setempat melaporkan, hujan lebat telah menyebabkan sejumlah besar ikan sekarat di sungai yang diracuni oleh lumpur dengan abu dari kebakaran hutan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini