
Dari informasi yang didapat, pemuda tersebut melakukan bunuh diri di saat kondisi rumah korban sedang kosong, karena orang tuanya sedang berobat di Desa Tangkit.
Ironisnya, sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, korban melakukan siaran langsung (live) melalui media sosial facebook (FB). Diduga, dia ada masalah dengan kekasihnya sehingga nekat ingin bunuh diri. Namun, ketika kekasihnya datang, ternyata rumah korban tertutup dari dalam.
Karena panik, pacarnya tersebut kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan bahwa ada kejadian itu. Setelah diintip warga, ternyata benar korban bunuh diri. Saat ini, korban sudah dimakamkan tidak jauh dari rumah korban.
(Awaludin)