nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Memiles yang Lapor Polisi Capai 518 Orang

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 15:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 21 519 2156127 korban-memiles-yang-lapor-polisi-capai-518-orang-nvWLZNc45I.jpg Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Trunoyudo (Foto: Okezone/Syaiful Islam)

SURABAYA - Jumlah korban dugaan investasi ilegal atau bodong aplikasi Memiles yang melapor ke Polda Jawa Timur terus bertambah. Bila sebelumnya ada 484 orang, kini sudah mencapai 518 orang.

Mereka melapor baik secara online maupun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Rinciannya, 139 orang melapor di SPKT Polda Jatim. Sedangkan sisanya, 379 orang melapor lewat online.

Untuk jumlah member aplikasi Memiles sendiri sebanyak 260 ribu. Hingga kini, polisi masih menunggu korban lain yang melapor.

Baca Juga: Dipanggil soal Kasus Memiles, 2 Penyanyi Tak Hadir

Nantinya data jumlah pelapor akan dimasukkan dalam berkas perkara untuk kebutuhan persidangan di pengadilan. Sehingga akan diketahui siapa saja yang menjadi korban investasi bodong melalui aplikasi Memiles.

"Ada 139 orang yang lapor di SPKT, dan 379 orang yang lapor secara online," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi, Selasa (21/1/2020).

Tersangka Memiles

Pihaknya mengimbau pada masyarakat yang menjadi korban investasi ilegal ini agar segera melapor ke polisi. Sebab, data korban nantinya akan dilampirkan dalam berkas perkara di pengadilan.

Namun, bila warga yang merasa jadi korban tidak melapor, maka polisi tidak tahu siapa saja yang jadi korban. Penyidik akan melampirkan nama-nama korban yang sudah resmi melapor saja baik secara online maupun datang ke SPKT.

"Pernah saya tanya pada salah satu korban yang lapor secara online kenapa tidak datang ke polda, katanya ongkos pesawat mahal, maklum dia dari luar Pulau Jawa. Bagi korban yang belum lapor diharapkan segera melapor. Jangan takut. Penyidik akan profesional dalam menangani kasus ini," kata Trunoyudo.

Baca Juga: Pinkan Mambo Diperiksa Polisi Terkait Investasi Bodong MeMiles

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini