nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Menolak Bayar Karcis, Oknum Brimob Mengamuk di Tempat Wisata

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 22:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 21 609 2156279 diduga-menolak-bayar-karcis-oknum-brimob-mengamuk-di-tempat-wisata-ueyLmYQ24M.jpg Oknum Brimob mengamuk di tempat wisata di Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Foto: Ist)

MAKASSAR - Puluhan oknum anggota Brimob Polda Sulawesi Barat mengamuk di tempat objek wisata Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Senin 21 Januari 2020.

Berdasarkan video tersebar dan viral media sosial, anggota Brimob lengkap dengan senjata laras panjang melepaskan tembakan. Dalam video, anggota Brimob mengamuk sambil menunjuk warga yang ada di lokasi wisata.

Mereka melepaskan tembakan ke udara, sehingga warga berhambur berlarian. "Tiarap-tiarap,," teriak ibu-ibu yang membawa anak sambil berlari. "Bukan masyarakat mulai," kata seorang warga.

Baca Juga: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Polri Resmikan Assesment Center

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Muhammad Said mengatakan, awal penembakan saat polisi datang dan mengamuk ketika dimintai karcis masuk oleh penjaga loket bernama Tamrin di tempat wisata tersebut.

Brimob Foto Ist

Namun, oknum polisi itu tak mau membayar karcis sebesar Rp5 ribu. Sehingga ngamuk dan langsung memukul penjaga bernama Tamrin hingga luka bagian pelipis sebelah kanan.

"Tamrin sempat bilang ke polisi jangan begitu Pak, tapi polisi balas kamu kurang ajar," kata Said mengutip perkataan korban Tamrin, Selasa (21/1/2020).

Sementara Kepala Polda Sulbar Brigadir Polisi, Baharuddin Djafar mengungkapkan, polisi yang berkelahi dengan warga sudah dibawa ke Mapolda Sulbar.

"Saya bawa ke kantor dan telusuri apa penyebabnya," kata dia.

Baca Juga: Bacok Siswa SMA dalam Tawuran di Pasar Minggu, Seorang Pelajar Ditangkap Polisi

Kata dia, polisi yang dibawa itu akan dimintai keterangan penyebab terjadinya keributan di lokasi tersebut. Keributan itu diduga karena anggota Brimob marah saat dibentak warga saat dimintai karcis.

Untuk oknum polisi yang mengeluarkan tembakan ke udara, kata Baharuddin Djafar, masih dicari pelakunya. "Siapa yang menembak, kita juga periksa nanti," ucapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini