nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WNI Diculik Abu Sayyaf, Kemlu Imbau Nelayan Tidak Melaut di Perairan Rawan Penculikan

Rabu 22 Januari 2020 10:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 22 18 2156468 wni-diculik-abu-sayyaf-kemlu-imbau-nelayan-tidak-melaut-di-perairan-rawan-penculikan-KIeawaMsPy.jpg Ilustrasi. (Foto/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri mengimbau awak kapal warga negara Indonesia untuk tidak melaut di perairan Sabah karena kekhawatiran keamanan, menyusul penculikan lima WNI oleh kelompok Abu Sayyaf di wilayah Malaysia itu baru-baru ini.

Pihak Kemlu mengkonfirmasi bahwa penculikan itu terjadi 16 Januari lalu.

Lima WNI yang diculik adalah bagian dari total delapan awak kapal ikan milik Malaysia yang melaut di perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, yang dekat dengan wilayah Filipina selatan. Tiga awak kapal WNI lainnya dilepaskan.

Kasus ini terjadi tak lama setelah satu WNI terakhir yang disandera Abu Sayyaf dibebaskan pada awal bulan Januari.

Kemlu dalam sebuah pernyataan tertulis, menyebut bahwa "pemerintah Indonesia sangat menyesalkan berulangnya kasus penculikan awak kapal WNI di kapal ikan Malaysia di wilayah perairan Sabah".

Indonesia saat ini sedang berkoordinasi dengan pemerintah Filipina dalam upaya mencari dan membebaskan kelima awak kapal WNI tersebut.

Menyusul serangkaian penculikan di perairan regional, Indonesia, Malaysia dan Filipina sejak 2016 bersama-sama berkomitmen untuk mengaktifkan patroli di wilayah perairan masing-masing. Namun, kasus serupa masih terjadi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini