Share

Perempuan 12 Tahun asal Jatim Protes PM Australia Hentikan Pengiriman Limbah ke Indonesia

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 22 Januari 2020 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 22 18 2156585 perempuan-12-tahun-asal-jatim-protes-pm-australia-hentikan-pengiriman-limbah-ke-indonesia-ODo70PVTwC.jpg Foto: Reuters.

Kantor Perdana Menteri mengatakan kepada ABC dalam sebuah pernyataan bahwa Pemerintah Australia akan memperkenalkan larangan ekspor plastik, kaca dan kertas bekas mulai Juli.

"Sama seperti Nina, Pemerintah kami menganggap penanganan sampah adalah prioritas utama, karena ini merupakan masalah penting bagi lingkungan kami di rumah dan di seluruh wilayah tempat kami tinggal," kata pernyataan itu.

Surat yang dikirimkan Nina ke Kedutaan Australia. (Foto: ABC/ist.)

Juru bicara itu juga mengatakan bahwa pemerintah Australia akan bekerja dengan industri untuk menghapuskan kemasan plastik sekali pakai dan microbeads berbahaya.

"Kami mendukung rencana Indonesia untuk mengurangi puing-puing laut sebesar 20 persen dan limbah hingga 30 persen dan kami bermitra dengan mereka untuk berbagi pengetahuan kami dan apa yang telah dipelajari kedua negara kami."

Reuters memperkirakan impor limbah Indonesia secara keseluruhan naik 141 persen mencapai 283.000 ton pada 2018, atau setara dengan berat sekira 123 badak putih berukuran rata-rata.

Tahun lalu, kelompok aktivis lingkungan Indonesia Ecoton menuduh perusahaan-perusahaan Australia "menyelundupkan" sejumlah besar kertas plastik dan limbah yang diduga dikirim untuk didaur ulang.

Penduduk miskin di provinsi-provinsi seperti Jawa Timur beralih ke pengolahan limbah untuk mendapatkan pekerjaan yang dibayar atau menghasilkan lapangan kerja di daerah-daerah di mana biasanya tidak banyak pekerjaan yang dibayar dengan konsisten.

Eko Wahyudi, seorang pemilik bisnis pengolahan limbah, mengatakan kepada Los Angeles Times bahwa ia pernah memiliki 20 orang yang mempekerjakan pemilahan sampah, membayar mereka sekitar USD3,50 per hari (sekira Rp47 ribu).

Di Indonesia, upah minimum ditetapkan per provinsi, dengan Jawa Timur berada di angka USD4,07 per hari pada 2020.

Limbah yang tidak dapat didaur ulang, seperti sampah plastik, dijual sebagai sumber bahan bakar murah untuk produsen tahu di provinsi itu. "Limbah dari AS berarti pekerjaan di sini," kata Wahyudi.

"Semua orang di sini bergantung pada perdagangan ini, kaya dan miskin."

Pesan Nina kepada Morrison mengikuti surat-surat serupa yang ditujukan kepada para pemimpin dunia lain seperti Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden AS Donald Trump.

"Mengapa Jerman mengirim sampahnya ke Indonesia? Saya ingin masa depan saya menjadi lebih baik. Saya ingin Indonesia bersih," kata Azzahra kepada pemimpin Merkel.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini