nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aparat TNI Bantu Warga Sikat Pembalak Liar di Buleleng

Selasa 28 Januari 2020 22:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 28 244 2159786 aparat-tni-bantu-warga-sikat-pembalak-liar-di-buleleng-K9ICtKZm3V.JPG Dandim 1609 Buleleng, Letkol Muhammad Windra Ristianto (Foto: iNews.id)

BULELENG – Aktivitas pembalakan liar terjadi di Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali. Warga yang mengaku diancam oleh pelaku pembalakan liar itu lantas melapor kepada aparat TNI di Buleleng.

“Adanya praktik illegal logging ini kami dapat dari masyarakat, kemudian saya menurunkan anggota saya untuk meneliti informasi ini,” kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 1609 Buleleng, Letkol Muhammad Windra Ristianto di Buleleng, melansir iNews.id, Selasa (28/1/2020).

Dia mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan anggotanya ke lokasi ternyata memang benar ada praktik pembalakan liar. Namun, saat aparat TNI akan menindak, pelaku lebih dulu kabur.

Berdasarkan laporan warga, aktivitas pembalakan liar itu juga telah berlangsung lama. Warga yang berada di sekitar lokasi pembalakan liar tidak bisa melawan pelaku, karena pelaku selalu menebar ancaman kepada warga.

“Pelaku mengancam kalau ada yang mau macam-macam menghalangi, pelaku mengancam pohon-pohon cengkeh di atas milik warga akan ditebangi,” tuturnya.

Selain itu, pelaku juga mengatakan kepada warga bahwa aktivitas yang mereka lakukan tidak akan bisa dihentikan. Hal ini yang menimbulkan kecurigaan warga kalau aktivitas pembalakan liar itu mendapat perlindungan. Atas pertimbangan itulah, Kodim Buleleng turun tangan membantu warga.

“Sesuai dengan tugas pokok TNI, kami selain perang juga mengamankan asset-aset negara seperti ini,” kata dia.

Menurutnya, tindakan Kodim turun tangan mengatasi persoalan pembalakan liar ini juga telah mendapat restu dari Bupati Buleleng. Bahkan, bupati telah memberi persetujuan jika TNI ikut menindak pelaku pembalakan liar.

“Kata Pak Bupati ditindak tegas, tembak saja,” katanya.

Menurutnya, setelah TNI turun tangan dan membuat pelaku pembalakan pergi, warga sudah berani mengantisipasi jika pelaku datang lagi.

Dia menambahkan, dari lokasi, aparat Kodim Buleleng telah mengamankan puluhan balok kayu jenis sonokeling. Barang bukti itu telah dititipkan kepada Kejaksaan Negeri Buleleng.

“Kami akan berkordinasi dengan pihak kepolisian. Jika dalam 60 hari kasusnya tidak selesai, pihak kejaksaan akan mengambil alih kasus,” ucap Kajari Buleleng, Nur Chusniah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini