nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebut Bisa Bikin Pakistan Jadi Debu dalam 10 Hari, PM India Dikecam

Kamis 30 Januari 2020 11:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 30 18 2160546 sebut-bisa-bikin-pakistan-jadi-debu-dalam-10-hari-pm-india-dikecam-ybhslcTS3E.jpg Foto: Reuters.

ISLAMABAD - Islamabad mengecam keras negara seterunya India, setelah Perdana Menteri (PM) Narendra Modi, dengan sombong mengatakan tentaranya dapat mengalahkan Pakistan dalam 10 hari.

Dalam sebuah pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan pada Rabu, 29 Januari 2020 mengatakan bahwa komentar Modi yang "tidak bertanggung jawab dan menghasut perang " itu mencerminkan "obsesi India yang tidak bisa disembuhkan" terhadap Pakistan dan upaya untuk mengalihkan perhatian dari meningkatnya tantangan di dalam negeri yang dihadapi kepemimpinan India.

BACA JUGA: PM India Klaim Militernya Hanya Butuh 10 Hari untuk Taklukkan Pakistan

"Kami mendesak masyarakat internasional untuk menyadari bahwa retorika bermusuhan dan tindakan agresif terus menerus dari kepemimpinan India menimbulkan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan di kawasan," kata pernyataan itu sebagaimana dilansir VOA, Kamis (30/1/2020).

Ketegangan antara India dan Pakistan meningkat karena sengketa wilayah Kashmir, yang mengantarkan kedua negara bersenjata nuklir itu ke ambang perang keempat pada Februari 2019.

BACA JUGA: Perang Nuklir India-Pakistan dapat Tewaskan 125 Juta Jiwa dalam Sepekan

"Pakistan telah kalah dalam tiga perang. Angkatan Bersenjata kita butuh tidak lebih dari 7-10 hari untuk membuat Pakistan menjadi debu," kata Modi kepada pejabat militer di New Delhi pada Selasa, 28 Januari 2020.

Komentar itu disampaikan Modi ketika Partai Nasionalis Hindunya yang berkuasa, Bharatiya Janata (BJP) menghadapi tekanan domestik dan internasional semakin besar di tengah melambannya ekonomi dan protes berkelanjutan selama beberapa pekan terhadap Undang-Undang (UU) Kewarganegaraan Baru yang menurut para pengecamnya, mendiskriminasikan minoritas Muslim India.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini