Sejumlah Anggota Sunda Empire di Subang Mengundurkan Diri

iNews TV, MNC Media · Jum'at 31 Januari 2020 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 31 525 2161068 sejumlah-anggota-sunda-empire-di-subang-mengundurkan-diri-S0Mho2PwC9.jpg Sejumlah anggota Sunda Empire di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menyatakan mundur. (Foto: Yudy Juanda Heryawan/iNews)

SUBANG – Belasan anggota Sunda Empire di Kabupaten Subang, Jawa Barat, ramai-ramai mengundurkan diri di Kantor Kesbangpol setempat pada Kamis 30 Januari 2020 sore. Selain menandatangani surat pengunduran diri, mereka juga menyerahkan atribut dan seragam Sunda Empire.

Pengunduran diri itu setelah tiga petinggi Sunda Empire yakni Nasri Banks (66), R Ratna Ningrum (67), dan Ki Ageng Rangga Sasana (53) ditetapkan tersangka kemudian ditahan oleh Polda Jabar.

Baca juga: Deretan Fakta Terkait Sunda Empire yang Bikin Heboh 

Sunda Empire di Kabupaten Subang bernama Subang Development Committee (Bang DEC), bahkan sudah terdaftar di Kesbangpol Subang pada 2015. Mereka mengaku ikut dalam kegiatan Sunda Empire yang dilakukan di Isola UPI Bandung.

Mantan Ketua Bang DEC, Yudi Efendi, mengatakan pengunduran dirinya beserta anggota lainnya dilakukan karena Sunda Empire yang merupakan pembina dari Bang DEC telah melanggar hukum. Dia mengaku sudah memiliki 10.000 anggota di Subang yang tersebar di 22 kecamatan.

"Sebenarnya yang sudah teregistrasi di Subang dulu itu ada 22 kecamatan. Jumlahnya hampir 10.000," katanya, mengutip dari iNews TV, Jumat (31/1/2020).

Baca juga: Heboh Kerajaan Fiktif, Kapolri: Mungkin Lagi Eranya Kepengen Jadi Raja 

Kepala Kesbangpol Subang Udin Jazudin mengatakan pengunduran diri belasan anggoat Sunda Empire itu merupakan inisiatif dan kesadaran mereka karena langkah yang dilakukan keliru. "Mereka menyadari organisasi yang diikuti keliru dan menyimpang dari NKRI," katanya.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat memeriksa tiga petinggi Sunda Empire yaitu Nasri Banks (66), R Ratna Ningrum (67), dan Ki Ageng Rangga Sasana (53). Polisi bakal melibatkan psikolog untuk memeriksa kondisi kejiwaan para tersangka.

Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran kabar bohong alias hoaks oleh Ditreskrimum Polda Jabar pada Selasa 28 Januari 2020 terkait penyebaran berita bohong tersebut.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Pasal 14 mengatur hukuman maksimal 10 tahun dan Pasal 15 mengatur hukuman maksimal 2 tahun penjara.

Baca juga: Marak Kerajaan Fiktif, Komisi III Minta Kapolri Jangan Anggap Enteng 

Di Sunda Empire, Nasri Banks mengaku sebagai Grand Prime Minister. Sedangkan istrinya, R Ratna Ningrum, mengaku sebagai Kaisar Sunda Empire.

Sementara Rangga Sasana mengaku sebagai Sekretaris Jenderal De Herent XVII berpangkat Letnan Jenderal.

Baca juga: Terungkap Rangga Cs Janji Sejahterakan Pengikut Sunda Empire 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini