"Bagi banyak orang ini adalah momen harapan yang menakjubkan, saat yang mereka pikir tidak akan pernah datang,” kata PM Johnson dalam sebuah pesan yang dirilis di media sosial menjelang Brexit.
"Dan ada banyak tentu saja yang merasakan kecemasan dan kehilangan. Dan tentu saja ada kelompok ketiga - mungkin yang terbesar - yang mulai khawatir bahwa seluruh pergulatan politik tidak akan pernah berakhir.
BACA JUGA: Keluarnya Inggris dari Uni Eropa Ciptakan Peluang Bagi Indonesia
"Saya memahami semua perasaan itu dan pekerjaan kami sebagai pemerintah, tugas saya, adalah menyatukan negara ini sekarang dan membawa kami maju," tambahnya.
Johnson mengatakan bahwa selama 50 tahun, UE telah mengalami perubahan dan saat ini tidak lagi cocok dengan Inggris. Lebih lanjut dia meyakinkan rakyat Inggris bahwa “Brexit bukan sebuah akhir melainkan awal dari momen pembaruan dan perubahan nasional yang nyata”.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.