nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Iran Penjarakan Dua Pekerja Badan Amal karena Menjadi Mata-Mata AS

Debrinata Rizky, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 16:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 04 18 2163259 iran-penjarakan-dua-pekerja-badan-amal-karena-menjadi-mata-mata-as-fogUaV2Cy5.jpg Bendera Iran. (Foto/Teheran Times)

DUBAI - Dua orang yang bekerja untuk badan amal telah dijatuhi hukuman penjara atas tuduhan menjadi mata-mata untuk Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (AS). Hal ini disampaikan oleh juru bicara pengadilan Iran pada Selasa (4/2/2020).

"Dua mata-mata CIA yang bekerja dengan kedok organisasi dan yayasan amal telah diidentifikasi, diadili dan dihukum sepuluh tahun penjara karena memata-matai dan lima tahun penjara, karena bertindak melawan keamanan nasional," kata juru bicara pengadilan Gholamhossein Esmaili seperti dikutip dari Daily Mail, yang melansir kantor Berita Iran, Irna.

Baca juga: Cara CIA Rekrut Mata-Mata Diungkap Film Dokumenter Iran

Baca juga: Iran Klaim Berhasil Ungkap Jaringan Ratusan Mata-Mata AS

Esmaili mengumumkan putusan vonis melalui konferensi pers yang disiarkan langsung di situs web pengadilan, namun kedua nama mata-mata belum akan dirilis karena hukuman belum selesai.

Sebelumnya pengadilan Iran telah menghukum mati seorang mata-mata AS dan memenjarakan dua orang lainnya selama 10 tahun karena kejahatan yang sama pada Oktober 2019, dan orang keempat dipenjarakan selama 10 tahun karena menjadi memata-mata Inggris.

Pada saat itu Iran dua orang yang dipenjarakan diidentifikasi bernama Ali Nefriyeh dan Mohammad Ali Babapour. Keduanya dituduh menjadi mata-mata AS dengan hukuman 10 tahun dan diperintahkan untuk membayar USD55.000 (sekira Rp728 juta).

Tidak jelas apakah kedua nama pria itu terkait dengan putusan pengadilan Iran dalam vonis terbaru.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini