Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba di Bekasi, 1,2 Kg Sabu Disita

Wisnu Yusep , Jurnalis-Rabu, 05 Februari 2020 |18:49 WIB
Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba di Bekasi, 1,2 Kg Sabu Disita
Polres Metro Kota Bekasi Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkoba Jenis Sabu-Sabu (foto: Okezone/Wisnu Yusep)
A
A
A

BEKASI - Jajaran Satnarkoba Polres Metro Kota Bekasi berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu. Pengungkapan itu berujung kepada kematian bandar sabu di wilayah Kota Bekasi tersebut.

Berdasarkan keterangan Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Widjonarko, pihaknya terpaksa menembak mati pengedar sabu tersebut karena pelaku berusaha merampas senjata petugas ketika hendak memberi tahu penyuplai barang haram tersebut.

Baca Juga: Simpan Sabu di Dalam Bra, Wanita Hamil 6 Bulan Ditangkap 

"Ketika petugas hendak melakukan pengembangan dengan menuju Daerah Cikunir. Saat di pinggir Jalan Cikunir Raya samping Tol Jakarta-Cikampek, pelaku melakukan perlawanan," kata Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Widjonarko kepada wartawan, Rabu (5/2/2020).

Polres Metro Kota Bekasi berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu (foto: Okezone/Wisnu Y)	 

Sehingga, petugas dari Satuan Narkoba Polres Metro Kota Bekasi menghadiahi timah panas, yang mengenai kaki dan badan pelaku yang diketahui bernama Bona Jansen.

"Selanjutnya pelaku segera dibawa ke RS Polri Kramat Jati, pada Rabu pelaku dinyatakan meninggal dunia oleh tim Dokes RS Polri," kata dia.

Dalam kasus ini, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yang disita berjumlah 1.254 gram atau 1,2 kilogram sisa dari barang jualan pelaku Bone Jansen. Bone sendiri ditangkap di Jalan RA Kartini, Bekasi Timur pada 4 Februari 2020, sekira pukul 01.30 WIB dini hari.

"Dari tangan tersangka ditemukan sabu 0,3 gram dalam klip bening di bungkus rokok," ujar Widjonarko.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement