TABANAN – TS (54) yang merupakan sopir asal Desa Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, didapati sudah meninggal saat istirahat di truk yang dikemudikannya. Korban tewas diduga serangan jantung.
Mengutip dari Balipost, Sabtu (8/2/2020), berdasarkan informasi yang dihimpun, sekira pukul 01.00 Wita tadi, TS tiba di sebuah rumah makan di Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, untuk berhenti makan dan istirahat.
Menurut saksi, TS sempat memesan makanan nasi ayam pedas. Usai menyantap makanannya, ia langsung masuk truk, berniat untuk tidur, dan berpesan kepada kernetnya MF agar dibangunkan pukul 02.00 Wita.
Sesuai permintaan TS, kernet truk membangunkan sekira pukul 02.00 Wita, akan tetapi tidak bangun-bangun. Akhirnya sekira pukul 03.00 Wita, sang kernet menelepon istri TS yakni Id yang tinggal di Lombok.
Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Made Budiarta mengatakan, usai menerima laporan, anggota Polsek Selbar selanjutnya mendatangi tempat kejadian dan menghubungi petugas Puskesmas Selemadeg Barat.
Hasil dari pemeriksaan visum luar, TS telah dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Sang istri menyatakan menerima meninggalnya TS dan mengganggap sebagai musibah. Jenazah pun segera dimakamkan di Lombok.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.