nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesepeda Meninggal Jatuh ke Jurang di Boyolali, Diduga karena Rem Blong

Sabtu 08 Februari 2020 23:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 08 512 2165505 pesepeda-meninggal-jatuh-ke-jurang-di-boyolali-diduga-karena-rem-blong-EQuTn2nobB.jpg Ilustrasi jenazah. (Foto: Shutterstock)

BOYOLALI – Martoyo (49), warga asal Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meninggal dunia saat bersepeda melintasi Dukuh Tagung Cilik, Desa Karanganyar, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, pada Sabtu pagi tadi.

Mengutip dari Solopos, Sabtu (8/2/2020), rem sepeda milik Martoyo diduga blong sehingga kehilangan kendali dan masuk jurang di Desa Karanganyar.

Kapolsek Musuk AKP Budi Soekarno mengatakan Martoyo merupakan bagian rombongan gowes No Swimpack Cycling Club (NSCC) Klaten yang jumlahnya sekira 200 orang.

Mereka menempuh rute Rumah Makan Star Steak Klaten ke arah Tamansari kemudian berbelok ke Kecamatan Tulung, Kecamatan Delanggu, dan terakhir finis di Stadion Klaten.

Budi menyebut rombongan berangkat dari Rumah Makan Star Steak Klaten sekira pukul 06.00 WIB. Sesampai di Jembatan Dukuh Tagung Cilik sekira pukul 07.30 WIB, sepeda yang ditumpangi Martoyo diduga mengalami gangguan rem.

Ketika kontur jalan menurun, laki-laki itu tidak bisa menguasai sepedanya hingga meluncur menabrak pagar jembatan dan jatuh terpental masuk ke jurang berkedalaman kurang lebih 15 meter.

Aparat Polsek Musuk kemudian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Martoyo saat itu ditemukan dalam kondisi pingsan. Tubuhnya mengalami luka-luka di kepala bagian kiri, lecet di siku kiri dan kanan, serta lecet di bagian kaki.

"Saat kami bawa ke Puskesmas Tamansari ternyata sudah meninggal dunia," ujar Budi ketika dimintai konfirmasi Sabtu siang.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini