nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dibegal, Sopir Travel Diikat dan Dibuang di Tengah Hutan

Era Neizma Wedya, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 08:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 12 610 2167090 dibegal-sopir-travel-diikat-dan-dibuang-di-tengah-hutan-E4GYWtUt21.jpg Polisi menangkap tiga dari delapan pelaku begal (Foto: Era Neizma)

LUBUKLINGGAU - Aksi tragis dialami seorang sopir travel bernama Darmawan alias Wawan. Korban dirampok dan sempat mengalami perlakuan keji dengan leher dijerat, diikat, dan mata ditutup menggunakan kain hitam, kemudian dibuang ke tengah hutan oleh para tersangka.

Tim Satuan Reskrim Polres Lubuklinggau langsung memburu pelaku hingga akhirnya menangkap tiga dari delapan pelaku perampokan tersebut. Ketiga pelaku adalah Andi Darwin (25), Andeni Apri Yukiansyah (30) dan Arbian (25), semuanya warga Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara Sumatera Selatan.

Baca Juga: 3 Bandit Berjimat Ambruk Ditembak Polisi Usai Bobol Rumah Kosong

Kasat Reskrim AKP Polres Lubuklinggau Alex Andryan menjelaskan, kejadian dialami korban terjadi pada Jumat 7 Februari 2020 sekira pukul 14.00 WIB. Korban mendapatkan jasa order dari temannya di Palembang untuk mengantarkan penumpang tujuan Lubuklinggau Sorolangun.

Ilustrasi

Dari hasil interogasi para pelaku, rencananya akan menggunakan uang hasil curian tersebut di gunakan untuk mengonsumsi narkoba jenis sabu. Modus para pelaku ini dengan cara berpura-pura merental mobil Toyota Kijang Innova beserta sopirnya dengan tujuan Kota Lubuklinggau dan Sorolangun Jambi dengan biaya sewa Rp600.000 per hari untuk selama tiga hari.

"Kemudian, saat di perjalanan di Petanang tepatnya depan SMA Negeri 3 korban memutar balik kendaraannya dan hendak menjemput 2 orang perempuan teman tersangka tersebut di hotel 929," kata Kapolres Lubuklinggau, Selasa 10 Februari 2020.

Setelah itu, pelaku yang duduk di belakang mobil korban mengatakan bahwa teman pelaku dua orang wanita tersebut sudah ada di mobil Daihatsu Xenia, namun penumpang di mobil Xenia tersebut sudah penuh dan dua orang teman perempuannya tersebut ingin pindah duduk di mobil korban, hingga pelaku menyuruh berhenti di depan SMA Negeri 3 Lubuklinggau.

Saat berhenti, tiba-tiba dari belakang, leher korban langsung dijerat pelaku yang duduk di bangku tengah mobilnya dengan menggunakan tali tambang. Kemudian, pelaku langsung menutup kepala dengan kain hitam, dan mengikat tangan korban ke belakang.

“Usai diikat korban dipindahkan ke belakang mobil dan pelaku juga mengikat kaki korban, sambil mengancam akan membunuh korban kalau bergerak. Setelah itu para pelaku meninggalkan korban begitu saja di hutan. Menyadari para pelaku sudah tidak ada korban kemudian berteriak meminta pertolongan dan dibantu warga yang melihat," jelasnya.

Usai mengalami kejadian itu korban melapor ke Mapolres Lubuklinggau, hingga akhirnya tiga pelaku berhasil diringkus di Kabupaten Muratara. Sementara empat rekannya saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian Rp250.000.000.

Dari tiga pelaku petugas berhasil menyita barang bukti yakni, satu tali tambang warna hijau, satu tali tambang warna biru, satu pucuk senjata api air shofgun upgrade jenis revolver beserta satu butir amunisi caliber 3.2 mm. Serta dua senjata tajam jenis pisau, satu STNK mobil Toyota Kijang Innova, satu unit mobil Kijang Innova dengan Nopol BG 1488 OA.

"Akibat perbuatannya ketiga pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP,"

Saat ini, ditegaskan kapolres, anggotanya masih melakukan pengejaran terhadap empat orang pelaku lainnya. Mereka yakni, JK, TM, RD, dan MD keempatnya merupakan warga Kabupaten Muratara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini