"Saya tidak keberatan jika mereka ingin melakukan itu (memutuskan VFA), itu akan menghemat banyak uang," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (13/2/2020).
Trump telah sering menyatakan keinginan untuk membawa pasukan militer AS pulang dari pengerahan selama puluhan tahun di luar negeri, bahkan telah meminta beberapa sekutu AS untuk membayar lebih besar untuk hak menerima bantuan pertahanan dari Negeri Paman Sam.
BACA JUGA: Filipina Akhiri Kerja Sama Kunjungan Pasukan dengan AS
Trump mengatakan AS telah membantu Filipina mengalahkan militan Negara Islam (IS). Dia mengatakan dia memiliki hubungan "sangat baik" dengan Duterte dan menambahkan: "kita akan melihat apa yang terjadi."
Diakhirinya VFA mempersulit upaya Washington untuk mempertahankan kehadiran pasukannya Asia-Pasifik di tengah gesekan terkait kehadiran militer AS di beberapa negara, termasuk Korea dan Jepang. AS juga memiliki masalah keamanan berkaitan dengan China dan Korea Utara.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.