nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyobek Alquran di Medan Jadi Tersangka, Diduga Orang Suruhan Kelompok Tertentu

Erie Prasetyo, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 21:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 13 608 2168129 penyobek-alquran-di-medan-jadi-tersangka-diduga-orang-suruhan-kelompok-tertentu-2sAeqDahfB.jpg Polisi Menunjukan Barang Bukti Alquran yang Disobek di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumut (foto: Okezone/Erie Prasetyo)

MEDAN – Aparat Polrestabes Medan menangkap pria berinisial DIM (44) karena disangka merobek dan membuang lembaran Alquran di Jalan Sisingamaraja, Kota Medan, Sumatera Utara. Dia sudah dijadikan tersangka, Kamis (13/2/2020).

DIM ditangkap di sekitar Masjid Raya Almashun, Jalan Sisingamaraja, diduga saat akan kembali melakukan aksi menyobek Alquran untuk kali kedua. Sebelumnya, DIM menyobek dan membuang Alquran yang diambil dari Masjid Raya Almashun, pada Jumat 31 Januari 2020.

Baca Juga: KPK Terima Putusan MA yang Tolak Kasasi Stafsus Irwandi Yusuf

Kemudian DIM meletakkan Alquran yang telah dirobek tersebut di tengah jalan. Lembaran Alquran yang telah dirobek tersebut lalu bertebaran di tengah jalan.

Kapolrestabes Medan Kombes JE Isir mengatakan, DIM bukanlah tersangka tunggal. DIM diduga orang suruhan dari kelompok tertentu.

"Dia bukan pelaku tunggal. Masih kita dalami yang di atasnya," kata JE Isir dalam konferensi pers di Medan.

Dia menjelaskan bahwa kejiwaan DIM sehat. Kendati demikian, polisi tetap akan memeriksa kejiwaan dalam proses penyidikan.

"Sehat. Enggak gila dia. Tapi nanti kita tetap periksa kejiwaannya," ujarnya.

Polisi menyita uang Rp770.000 dari DIM. Uang itu diduga sebagai imbalan atas aksinya menyobek lembar Alquran dan membuangnya ke jalan.

Dari hasil pemeriksaan polisi, diketahui tersangka DIM selama ini berprofesi sebagai buruh bangunan. Namun selama dua bulan terakhir tidak bekerja.

"Kelompok mana pun yang coba mengganggu kondusifitas Kota Medan akan kita tindak," kata Isir.

Dia menambahkan, bahwa tersangka diijerat dengan Pasal 156 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca Juga: PDIP Umumkan Hasil Uji Kelayakan Gibran, Pramono dan Teguh pada Maret 

Sebelumnya, aksi DIM pada 31 Januari lalu sempat menghebohkan warga Kota Medan. Aksinya terekam CCTV. Dia datang ke Masjid Raya Almashun. Usai salat, DIM mengambil AlQuran dari lemari.

Pelaku lalu pergi ke toilet dan menyobek lembaran Alquran. Kemudian, pelaku membuang Alquran yang telah dirobek tersebut ke Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan. Lembaran kita suci itu pun berserakan di tengah jalan. Warga yang melihat itu mengutip lembaran Alquran tersebut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini