nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Buleleng Bali Heran Terjadi Pencurian Roda dan Knalpot Motor

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 14:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 14 244 2168417 warga-buleleng-bali-heran-terjadi-pencurian-roda-dan-knalpot-motor-gkJIFWMGoB.jpg Ilustrasi pencurian motor. (Foto: Dok Okezone)

SINGARAJA – Terjadi pencurian roda dan knalpot motor di wilayah Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Tindak pidana kriminal ini menimpa kendaraan roda dua berpelat nomor DK-3916-UAC milik seorang pelajar berinisial KRD (15) yang kos Jalan Parikesit, Singaraja, Buleleng.

Motor korban yang sudah dalam kondisi dipereteli pelaku pencurian itu ditemukan di Jalan Bisma Barat, Kelurahan Banjar Tegal, Buleleng, pada Jumat 14 Februari 2020 pagi. Warga yang mendapati motor itu pun dibuat heran dengan aksi pencuri.

Baca juga: Motor Pelajar Dipreteli, Roda dan Knalpot Raib Digasak Maling 

Seorang saksi yang juga warga sekitar, WP, mengatakan pada sekira pukul 07.00 Wita tadi dirinya bersama warga lain menemukan motor sudah tidak memiliki dua roda dan knalpot.

"Saya tahu sudah ramai di lokaai dan ada polisi. Motor sudah tidak beroda dan knalpot. Kemungkinan terjadi dini hari," katanya, seperti dikutip dari Balipost, Jumat (14/2/2020).

Sementara saksi lain mengatakan ketika melintas di lokasi kejadian juga menemukan motor tersebut sudah tidak memiliki roda dan knalpot.

Dia heran sekaligus bingung dengan tindak pencurian ini, kemudian langsung memberi tahu warga-warga di sana. Mereka pun terkejut hingga akhirnya polisi datang dan mengamankan motor itu.

"Saya jalan kok aneh ada motor parkir tanpa kedua roda dan knalpot hilang. Saya kasih tahu warga lain dan katanya pemiliknya tinggal di Jalan Parikesit," kata saksi yang tidak ingin disebut namanya.

Baca juga: Satroni Kontrakan, Sopir Angkot Gasak Handphone Tetangga 

Sementara Kasubag Humas Polres Bukeleng Iptu Gede Sumarjaya mengatakan kejadian ini belum dilaporkan ke polisi. Pihaknya masih menunggu laporan korban.

"Kasusnya belum dilaporkan dan kita masih tunggu," jelasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini