nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kronologi Penemuan Mayat Pria Bertato di Pantai Padanggalak Bali

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 16:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 20 244 2171588 kronologi-penemuan-mayat-pria-bertato-di-pantai-padanggalak-bali-8h0S1UYfbg.jpg Ilustrasi mayat. (Foto: Shutterstock)

DENPASAR – Pihak kepolisian Kota Denpasar, Provinsi Bali, mengatakan belum diketahui identitas mayat pria bertato yang ditemukan warga di Pantai Padanggalak pada Kamis pagi tadi. Pasalnya ketika dievakuasi dari tepi pantai tidak didapati kartu identitas apa pun.

Hanya diketahui mayat tersebut memiliki ciri-ciri usia sekira 35–40 tahun, tinggi badan 160 sentimeter, bertubuh gempal, kedua lengan bertato, dan memiliki rambut lurus.

Baca juga: Pria Bertato Ditemukan Tewas di Pantai Padanggalak Bali 

Kepala Subbagian Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhammad Nurul Yaqin mengatakan, kronologi penemuan berawal ketika warga bernama Ketut Wira (63) sedang berjalan-jalan di sepanjang Pantai Padanggalak.

Ia kemudian melihat ada orang digulung ombak pantai dengan posisi badan tengkurap. Saksi lalu meminta pertolongan warga-warga yang ada di sekitar pantai untuk menarik orang tersebut.

Mayat itu ditemukan hanya mengenakan celana pendek berwarna biru gelap. Di bagian wajah dan kepala terdapat luka lecet serta ada darah di bibir.

Sementara saksi Anak Agung Putu Asta (75) mengetahui adanya mayat pria bertato tersebut setelah diberi tahu Ketut Wira yang berteriak ada mayat.

Baca juga: Mancing di Empang, 2 Warga Tewas Tersambar Petir 

Selanjutnya saksi bersama sejumlah orang menarik mayat tersebut agar tidak terbawa ombak pantai.

Korban diletakkan di tepi pantai, setelah dicek sudah tidak bernapas. Saksi juga langsung menghubungi pihak Babinkamtibmas setempat.

"Tim Identifikasi Polresta Denpasar didampingi SPKT Polresta Denpasar tiba di lokasi, selanjutnya melaksanakan olah TKP," terangnya, Kamis (20/2/2020), sebagaimana dinukil dari Balipost.

Ia menjelaskan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), dugaan awal pria bertato itu meninggal karena hanyut diseret arus Pantai Padanggalak. Sebab terdapat bekas luka diduga akibat gesekan pasir dan kerikil karang yang ada di pantai.

"Tim Ambulans BPBD Kota Denpasar tiba di TKP, selanjutnya mengevakuasi mayat korban ke RSUP Sanglah untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Baca juga: Warga Sragen Dikagetkan Penemuan Mayat Wanita di Sungai Waduk Gebyar 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini