nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Plafon Ruang Dinas Ketahanan Pangan Sampang Runtuh

Syaiful Islam, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 17:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 20 519 2171628 plafon-ruang-dinas-ketahanan-pangan-sampang-runtuh-kvVLXK6Zct.jpg Plafon DKP di Sampang roboh (Foto: Okezone/Syaiful)

SURABAYA - Asbes atap ruang kerja pegawai kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di Jalan Kusuma Bangsa, Tanggumong, Kecamatan Kota Sampang, Sampang, Madura, Jawa Timur runtuh berserakan pada Kamis (20/2/2020).

Kepala Bidang Aset, Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BP2KAD) Sampang, Bambang Indra Basuki melakukan kroscek dan tidak dapat memberikan keterangan pasti apakah berstatus rusak ringan ataupun berat. Lantaran masih dalam pemeriksaan kerusakan fisik di lokasi kejadian.

"Tidak ada tanda-tanda jika ruangan akan ambruk. Penyebabnya kami tidak tahu karena bukan orang teknik," ungkapnya.

Bambang mengklaim, bahwa masa pemeliharaan gedung yang baru saja ambruk ini sudah selesai. "Mudah-mudahan, kerusakan ruangan DKP mendapat anggaran kembali melalui perubahan anggaran keuangan tahun 2020," ucap Bambang.

Hak atau wewenang untuk menyelesaikan peristiwa itu, menurut Bambang menjadi tanggung jawab Dinas Ketahanan Pangan melaporkan kepada Bupati.

"Kemudian dilakukan survei melalui tim teknik dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) ke lokasi kejadian," katanya.

Baca Juga: Menara Seluler hingga Atap Gedung Dewan di Jatim Ambruk Diterjang Angin Kencang

Sementara itu, Kepala DKP Kabupaten Sampang, Sri Wahyuni, menyampaikan pembangunan gedung dikerjakan pada tahun 2016 dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 2,8 miliar. Atap ruangan yang ambruk tepat di ruang kerja Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan.

"Gedung DKP, kami gunakan sejak awal 2017. Sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda yang terdeteksi," ujar Wahyuni.

Akibat peristiwa itu, puing-puing berupa asbes menimpa falisitas kantor, seperti peralatan komputer, air conditioner (AC) dan beberapa arsip dokuman penting. Namun tidak ada korban jiwa terhadap pegawai kantor.

Pasca peristiwa, Wahyuni mengaku langsung menyampaikan laporan kejadian atap ruang dinas yang ambruk kepada bagian aset dan pimpinan Pemerintah Daerah (Pemkab).

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini