nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap Tersangka Perampokan Pakai Pistol, Salah Satunya Masih SMA

Robert Fernando H Siregar, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 20:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 20 608 2171708 polisi-tangkap-tersangka-perampokan-pakai-pistol-salah-satunya-masih-sma-07gK01WZne.jpg Polisi tangkap perampok di Tapanuli Tengah (Foto : Polres Tapanuli Tengah)

TAPANULI TENGAH – Tersangka perampokan menggunakan pistol air softgun berinisial RIAS (24), penduduk Desa Hutaraja Lama, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut), ditangkap Resort Tapanuli Tengah (Tapteng) Selasa 18 Februari 2020, sekira pukul 17.30 WIB, di Pasar Sosa, Kecamatan Sosa, Padang Lawas Sumut.

Paur Humas Polres Tapteng, Ipda JS Sinurat menerangkan, satu tersangka lainnya yang masih pelajar kelas VII SMA inisial RS (14), yang merupakan adik kandung pelaku RIAS, masih dalam pengejaran atau daftar pencarian orang (DPO).

”Saat tersangka inisial RIAS ditangkap, polisi mengamankan satu pucuk senjata air softgun, sembilan butir peluru mimis, satu unit mobil Kijang Innova warna putih dengan Nomor Polisi BK 1698 IJ, dua buah Handphone dan satu buah tas sandang warna hitam,”ujar Ipda JS Sinurat kepada Okezone, Kamis (20/2/2020).

Ipda JS Sinurat mengungkapkan, korban berinisial SS (49) yang pekerjaan mengurus rumah tangga, warga Kelurahan Aek Habil, Kotamadya Sibolga, memasuki kamar penginapan, tiba-tiba dihampiri oleh para pelaku.

Baca Juga : Pembentukan Komponen Cadangan Pertahanan Tunggu Terbitnya PP

“Dan sela waktu sekitar 30 menit, kedua tersangka mendobrak pintu kamar dan langsung menemui korban dengan ayah kedua tersangka. Di dalam kamar terjadi perdebatan dan tersangka menodongkan senjata api Softgun kepada korban dan ayah tersangka. Kedua tersangka dan ayah tersangka keluar dari kamar serta korban-pun juga keluar dari kamar,” kata Ipda JS Sinurat.

Kedua tersangka, kemudian memanggil korban dan memasukkan korban ke dalam mobil Kijang Innova dan membawanya ke arah Sibolga. Di dalam mobil tersangka kembali menodongkan senjata api ke arah korban guna mengambil barang-barang milik korban.

Setelah kedua tersangka menguasai barang milik korban, palaku lalu menurunkan korban di depan Kompleks Rusunawa Sibolga. Korban mengalami luka pada jari telunjuk tangan kiri dan mengalami kerugian sebesar Rp3 juta.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 365 Ayat (2) KUHPidana dengan ancanam pidana 12 tahun penjara.

Ipda JS Sinurat, menjelaskan pada November 2019, melalui Facebook korban berkenalan dengan ayah tersangka. Sejak saat itu, korban mempunyai hubungan dengan ayah tersangka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini