nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lantamal VIII Manado Musnahkan 2,8 Ton Miras Senilai Rp800 Juta

Subhan Sabu, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 23:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 21 340 2172385 lantamal-viii-manado-musnahkan-2-8-ton-miras-senilai-rp800-juta-1XTXK49s8C.jpg Lantamal VIII Manado Musnahkan 2,8 Ton Miras Senilai Rp800 Juta (foto: Okezone/Subhan Sabu)

MANADO - Sekira 2,8 ton minuman keras (miras) jenis cap tikus, serta 6 liter minuman jenis carlo rossi dan 3,9 liter minuman jenis zabana yang ditaksir nilainya sekitar Rp800 juta dimusnahkan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado, Jumat (21/2/2020).

Barang bukti tersebut merupakan hasil operasi bersama 2nd Fleet Quick Response (2ndFQR) Lantamal VIII dengan unsur Maritim Sulawesi Utara (Sulut) yang berhasil diamankan dari Pelabuhan Manado dan Bitung.

Baca Juga: Polisi Tangkap Sindikat Jual-Beli Miras Impor via Online 

Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta mengatakan bahwa modus yang digunakan untuk menyelundupkan miras tersebut dengan cara dikemas dalam jeriken, dan botol air mineral.

"Rencananya miras-miras ini akan dikirim ke Papua, Ternate, dan Kepulauan Talaud menggunakan Kapal KM. Sinabung, KM. Karya Indah, dan KM. Barcelona II," Kata Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, M.Mar., Stud.

Lantamal mengatakan bahwa awalnya barang bukti hasil penangkapan sejak bulan Agustus tahun 2019 sebanyak 1.785 liter miras jenis cap tikus, serta 6 liter minuman jenis carlo rossi dan 3,9 liter minuman jenis zabana.

"Kemarin malam dapat lagi 1.100 liter lagi, jadi 2,8 ton," ujar Lantamal

Baca Juga: Resahkan Warga, Pesta Miras Belasan Pemuda di Makassar Dibubarkan 

Lebih lanjut Lantamal mengatakan sangat menghargai miras jenis cap tikus yang dimanfaatkan oleh masyarakat Sulut sebagai kearifan lokal, tetapi kalau sudah sampai dibawa ke Papua, dirinya tidak setuju.

"Bukan hanya saya, kita semua tidak setuju, oleh sebab itu kita komitmen lewat mana saja, laut darat, udara, kalau ini dikirim ke Papua, kita sepakat untuk akan membasmi," pungkasnya.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan bersama dengan pihak Kodam XIII Merdeka, Polresta Manado, Pangkalan Udara Sam Ratulangi Kanwil Kemenkumham Sulut dan Bea Cukai.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini