nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

265 Warga Masih Mengungsi Akibat Banjir Pekalongan

Taufik Budi, Okezone · Jum'at 21 Februari 2020 22:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 21 512 2172370 265-warga-masih-mengungsi-akibat-banjir-pekalongan-HkTrzSP3Rh.jpg ilustrasi

PEKALONGAN - Sebanyak 265 warga Kota Pekalongan Jawa Tengah masih bertahan di pengingsian karena tempat tinggalnya masih terendam banjir. Mereka tersebar di bebepa titik mulai kantor camat hingga masjid.

"Awalnya 306 warga, sekarang sudah berangsur berkurang dan tinggal 265 warga yang mengungsi," kata Camat Pekalongan Barat, M Taufiqurrahman, Jumat (21/2/2020).

Banjir di Pekalongan melanda dua kelurahan, yakni Kelurahan Tirto dan Pasirkratonkramat. Banjir akibat limpasan dari Sungai Bermi. Ketinggian air saat awal terjadi banjir mencapai 140 sentimeter dan kini berangsur surut.

Pekalongan menjadi daerah terparah yang terdampak banjir di Jawa Tengah. Dari beberapa daerah yang banjir akibat hujan deras pada Rabu dan Kamis 18-19 Februari, terdapat sejumlah daerah yang terendam banjir.

"Ada juga warga yang mengungsi di Masjid Al-Karomah Pekalongan," terangnya.

Baca Juga : Istana: Presiden Jokowi Tak Berencana Reshuffle Kabinet

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang seharian berkeliling memantau banjir dari Kudus, Pemalang, Pekalongan, dan Batang membenarkan bahwa banjir Pekalongan adalah yang terparah. Selain banyaknya pengungsi, parahnya banjir Pekalongan karena luasan banjir dan ketinggian airnya.

"Dari beberapa daerah yang tadi saya kunjungi yakni Kudus, Pemalang, Pekalongan dan Batang, memang di sini yang terparah," ucapnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini