nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terlilit Cicilan Mobil, 2 Warga Pasuruan Nekat Oplos Tabung Gas Elpiji Bersubsidi

INews.id, Jurnalis · Sabtu 22 Februari 2020 01:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 22 519 2172397 terlilit-cicilan-mobil-2-warga-pasuruan-nekat-oplos-tabung-gas-elpiji-bersubsidi-llA2DmYUOr.jpg Kapolres Pasuruan AKBP Rofik Ripto Himawan Bersama Kedua Pengoplos Gas Elpiji (foto: iNews/Jaka Samudra)

PASURUAN- Polisi menangkap dua warga Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) karena nekat mengoplos tabung gas elpiji bersubsidi. Keduanya mengaku, melakukan aksinya lantaran terlilit cicilan mobil.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofik Ripto Himawan mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula saat tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram sempat mengalami kelangkaan beberapa pekan lalu. Petugas Satreskrim Polres Pasuruan kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil membongkar sindikatnya.

Baca Juga: Soal Kenaikan Gas Elpiji 3 Kg, Jokowi: Belum Diputuskan 

“Pelaku memindahkan isi tabung gas subsidi ke tabung gas non subsidi dan itu tidak boleh karena melanggar hukum,” kata Rofik, Jumat (22/2/2020).

Dua pelaku masing-masing berinisial MR (34), warga Desa Oro-Oro Rombo Kulon, Kecamatan Rembang dan MA (30) warga Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan ditangkap jajaran Polres Pasuruan.

Di hadapan polisi, keduanya mengaku memindahkan isi tabung gas elpiji tiga kilogram untuk masyarakat miskin ke tabung gas 12 – 50 kilogram. Gas-gas ini lantas dijual ke pasaran. Dari aksi ini, pelaku meraup untung hingga ratusan juta rupiah. Pasalnya gasl elpiji ini dijual dengan harga non subsidi.

Kedua pelaku berbagi tugas dalam beraksi. MR bertugas pengoplos dan MA memasarkan elpiji oplosan.

Pelaku menjual gas oplosan ini ke masyarakat umum dan industri rumahan. Sebuah tabung elpiji 12 kilogram dijual seharga Rp120.000 dan 50 kilogram seharga Rp562.000.

“Hasilnya buat bayar hutang cicilan mobil,” kata pelaku MR, saat ekspos kasus di Mapolres Pasuruan.

“Kami belajar sendiri memindahkan isi gas itu,” timpal pelaku MA.

Baca Juga: Begini Modus Baru Pencurian Gas 3 Kg 

Dari tangan pelaku disita ratusan tabung elpiji tiga kilogram, 2 kilogram dan 50 kilogram, alat pengoplos lengkap seperti pen besi dan bungkus serta satu kendaraan pikap.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 55 junto 23 UU RI No 22 2001 tentang Migas dengan ancaman enam tahun penjara.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini