“Ini menjadi pembelajaran bagi kita bersama untuk tidak menganggap remeh persiapan saat melakukan field trip atau kegiatan-kegiatan di luar sekolah,” ujarnya.
“Apalagi, yang berhubungan dengan alam, harus ada orang yang paham betul kondisi lapangan serta cuaca di sana,” imbuh Hetifah.
Seperti diketahui, kegiatan susur sungai SMPN 1 Turi menyebabkan 10 orang siswa tewas. Kegiatan itu merupakan bagian dari Pramuka pada Jumat, 21 Februari 2020.
Pada saat itu, banjir di Sungai Sempor terjadi cukup cepat mengakibatkan beberapa siswa yang sedang mengikuti kegiatan tersebut hanyut terbawa arus sungai yang deras.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.