nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diplomat Rusia Dituding Meracuni Pedagang Senjata Asal Bulgaria

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 15:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 26 18 2174476 diplomat-rusia-dituding-meracuni-pedagang-senjata-asal-bulgaria-o8uARYKFNN.jpg Bendera Rusia. (Foto/RT)

SOFIA - Seorang mata-mata yang berusaha membunuh pedagang senjata asal Bulgaria merupakan seorang diplomat Rusia.

Melansir Daily Mail, Rabu (26/2/2020) jaksa penuntut Bulgaria mendakwa tiga warga Rusia pada bulan lalu karena berusaha membunuh pemilik dan pedagang pabrik senjata Emilian Gebrev dan dua orang Bulgaria lainnya di Sofia antara 28 April dan 4 Mei 2015 dengan zat organofosfor yang tidak dikenal.

Salah satu dari tiga orang yang diduga bernama Georgy Gorkshov alias Yegor Gordienko. Ia merupakan seorang diplomat Rusia.

Baca juga: Jaksa Jerman Curiga Intelijen Rusia Bunuh Warga Georgia di Berlin

Baca juga: Penyerang Mantan Mata-Mata di Inggris adalah 'Agen Intelijen Rusia'

Setelah dua kali gagal membunuh Gebrev, Gordienko menjadi sekretaris ketiga dalam misi Rusia untuk Organisasi Perdagangan Dunia di Swiss, tuding Bellingcat, situs jurnalisme investigasi yang khusus dalam pengecekan fakta dan intelijen sumber terbuka.

Dilaporkan, Gordienko juga telah membantu 2 petugas GRU (Badan Intelijen Rusia) di Eropa untuk meracuni Sergei Skripal dan putrinya pada bulan Maret 2015 di Inggris.

Tiga tersangka diidentifikasi bernama Sergei Pavlov, Sergei Fedotov, dan Georgy Gorshkov. Ketiganya diyakini penduduk Moskow, kantor Kejaksaan Bulgaria mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Bulan lalu, jaksa mengumumkan dakwaan terhadap tiga orang Rusia untuk kasus yang sama tetapi tidak mengidentifikasi mereka.

Penyelidikan keracunan dibuka kembali pada 2018 setelah Gebrev mengatakan kepada jaksa penuntut bahwa ia meyakini zat yang digunakan untuk membunuhnya mirip dengan zat yang digunakan untuk meracuni Skripal di Inggris.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini