Konglomerat Media Hong Kong Ditangkap Terkait Demonstrasi Anti-Pemerintah

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 28 Februari 2020 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 28 18 2175546 konglomerat-media-hong-kong-ditangkap-terkait-demonstrasi-anti-pemerintah-4ovr5039KO.jpg Jimmy Lai. (Foto: EPA)

HONG KONG - Salah satu pengusaha paling terkenal di Hong Kong, taipan pro-demokrasi Jimmy Lai, telah didakwa melakukan perkumpulan dan intimidasi ilegal.

Tuduhan pertemuan terlarang terhadap Lai berkaitan dengan dugaan kehadirannya dalam demonstrasi anti-pemerintah yang dilarang pada 31 Agustus 2019. Sedangkan tuduhan intimidasi berkaitan dengan bentrokan dengan seorang jurnalis pada 2017.

Surat kabar yang didirikan Lai, Apple Daily, sering mengkritik kepemimpinan Hong Kong dan China.

BACA JUGA: Polisi Tembakkan Senjata dan Meriam Air Bubarkan Pedemo Hong Kong

Dua tokoh pro-demokrasi lainnya, politikus Lee Cheuk-yan dan Yeung Sum, juga ditangkap pada Jumat, 28 Februari 2020. Keduanya juga didakwa dengan satu tuduhan pertemuan ilegal sehubungan dengan protes yang sama.

Ribuan turun ke jalan pada demonstrasi Agustus 2019, mengabaikan larangan pemerintah.

Inspektur Senior Wong Tung-kwong mengatakan ketiga pria itu akan dipanggil ke Pengadilan Eastern Magistrate pada 5 Mei 2020 mendatang.

Menurut laporan Apple Daily, yang dilansir BBC, Jumat (28/2/2020), Lai (71) ditangkap di rumahnya dan dibawa ke kantor polisi Kowloon.

Polisi dilaporkan sempat berbicara kepada Lai pada 2018 tentang insiden pertikaiannya dengan seorang jurnalis, tetapi penyelidikan tidak berlanjut.

BACA JUGA: Massa Pro-Demokrasi Hong Kong Bergandeng Tangan Bentuk Rantai Manusia

Jurnalis diduga diintimidasi oleh Lai bekerja untuk outlet berita Oriental Daily, saingan utama Apple Daily yang dianggap pro-Beijing.

Lai yang pada 2009 diperkirakan Forbes memiliki nilai USD660 juta dikenal kritis terhadap pemerintah Hong Kong.

"Pemerintah membenci nyali saya," katanya sebelumnya dalam sebuah wawancara dengan New York Times. "Mereka pikir saya pembuat onar."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini