nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara Lukai 6 Polisi, Ini Penyebabnya

INews.id, Jurnalis · Jum'at 28 Februari 2020 18:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 28 608 2175747 bentrok-tni-polri-di-tapanuli-utara-lukai-6-polisi-ini-penyebabnya-VV7Z2jogFH.jpg Mapolsek Pahae Jae, Tapanuli Utara, Sumut, Rusak Akibat Bentrok TNI-Polri (foto: Istimewa)

TARUTUNG – Bentrokan terjadi antara TNI dan Polri di Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (27/2/2020). Akibat peristiwa ini, enam polisi dan seorang warga sipil terluka dan Polsek Pahae Jae juga rusak dengan kondisi pecahan kaca berserakan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, peristiwa ini terjadi akibat kesalahpahaman masalah lalu lintas.

"Iya, peristiwa itu dikarenakan adanya kesalahpahaman atau miskomunikasi. Sampai saat ini, kami (Polda Sumut) dan Kodam I Bukit Barisan masih berkonsolidasi agar peristiwa tidak meluas dan terulang kembali," ujar Tatan kepada wartawan, Jumat (28/2/2020).

Tatan mengakui ada sejumlah polisi yang terluka dalam insiden tersebut. Namun beberapa di antaranya sudah ada yang kembali bertugas.

"Sampai saat ini, ada beberapa personel yang sudah sembuh dan kembali berdinas. Untuk yang belum sembuh masih dalam perawatan di rumah sakit atau klinik terdekat," kata mantan Wakapolrestabes Medan tersebut.

Sementara, Dandim Tapanuli Utara Letkol CZI Agus Widodo mengungkapkan, pemicu konflik itu akibat adanya kesalahpahaman antara personel TNI dan polisi saat terjadi kemacetan di jalan lintas Sumut di wilayah Tapanuli Utara.

"Saat itu melintas Danki dan anggota TNI dari satu tugas. Terjadi kemacetan cukup panjang, di situlah terjadi kesalahpahaman dan ketersinggungan karena TNI sedang terburu- buru," ucapnya.

Agus menambahkan, konflik itu sudah diselesaikan, baik antara korban luka dan juga jajaran TNI-Polri sudah dilakukan pertemuan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini