Anggota Parlemen Ini Klaim PM Malaysia yang Baru Seharusnya Anwar Ibrahim

Rachmat Fahzry, Okezone · Rabu 04 Maret 2020 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 04 18 2178050 anggota-parlemen-ini-klaim-pm-malaysia-yang-baru-seharusnya-anwar-ibrahim-VgwzcUty2C.jpg Anwar Ibrahim. (Foto/Twitter Anwar Ibrahim)

PETALING JAYA – Seorang anggota parlemen Malaysia mengatakan bahwa Anwar Ibrahim seharusnya bisa menjadi Perdana Menteri ke-8 Malaysia, jika menerima tawaran dari para pemimpin Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu atau Umno.

Baca juga: PM Malaysia Muhyiddin Yassin: Saya Bukan Pengkhianat

Anggota parelemen dari Setiawangsa, Nik Nazmi Nik Ahmad mengklaim, Anwar menolak gagasan itu karena tidak ingin mengkhianati mandat rakyat hanya untuk jabatan perdana menteri.

"Anwar mengatakan kepada kami bahwa ia bisa menjadi PM dengan syarat bahwa ia meninggalkan sekutu [koalisi] Pakatan Harapan dan menerima para pemimpin di Umno yang menghadapi banyak tuduhan korupsi,” kata dia mengutip The Star, Rabu (4/3/2020).

"Tapi dia menolak untuk mengkhianati mandat rakyat hanya demi mendapatkan jabatan perdana menteri," lanjut dia.

Koalisi Pakatan Harapan merupakan gabungan dari Partai Aksi Demokratis (DAP) Partai Keadilan Rakyat (PKR) Partai Amanah Nasional (AMANAH) Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu). Koalisi ini berhasil menggulingkan koalisi Barisan Nasional, yang dipimpin Umno.

Namun sejak Ketua koalisi Pakatan Harapan Mahathir Mohammad, mundur sebagai PM Malaysia, koalisi ini runtuh.

Raja Malaysia kemudian menunjuk Muhyiddin Yassin sebagai PM Malaysia ke-8 pada pekan lalu.

Nik Nazmi mengatakan bahwa pihaknya tetap mengetahui para pemimpin yang benar-benar setia dan yang mengkhianati mandat rakyat.

Ia juga melihat keluarnya 11 anggota parlemen PKR dan 26 anggota Parlemen Malaysia Pribumi Bersatu dari Pakatan Harapan terkait dengan munculnya koalisi Perikatan Nasional Bersatu, PAS dan Barisan Nasional, sebagai koalisi yang berkuasa di pemerintahan Malaysia saat ini.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini