Selama ini, korban memiliki kebiasaan untuk mencari kayu bakar di aliran sungai. Selanjutnya mandi di sungai, sebelum pulang ke rumahnya. Kemungkinan saat mandi itulah korban terseret arus sungai yang saat itu tengah banjir.
“Arus sungai Opak memang sedang deras karena semalam terjadi hujan yang lebat di sebagian wilayah Bantul hingga Sleman,” jelasnya.
Hingga kini proses pencarian masih dilakukan oleh petugas SAR dibantu dari TNI/Polri dan relawan. Hanya saja upaya pencarian tidak mudah karena arus sungai cukup deras dan banyak bebatuan.
Sejumlah petugas SAR melakukan pencarian di dasar sungai dengan menggunakan peralatan tali dan tongkat. Cara ini dilakukan untuk mendeteksi jika ada benda yang ada di dasar sungai.
“Dari Basarnas juga sudah dikerahkan untuk membantu pencarian,” tutur Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto.
(Awaludin)