LONDON - City of London Corporation (CLC) pada Kamis, (5/3/2020) mencabut penghargaan yang diberikan kepada Aung San Suu Kyi terkait perlakuan terhadap minoritas Muslim Rohingya di Myanmar.
Perwakilan terpilih pada badan yang menjalankan pusat bersejarah dan distrik keuangan London tersebut memutuskan untuk mencabut kebebasan yang diberikan kota itu kepada Suu Kyi tiga tahun lalu.
BACA JUGA: Suu Kyi Ingin Kasus Genosida Rohingya Dihapuskan dari Mahkamah Internasional
Keputusan di Inggris itu diambil menyusul penampilan Suu Kyi, sebagai pemimpin sipil Myanmar, di Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag pada Desember 2019. Pada persidangan itu Suu Kyi secara pribadi membela negaranya terhadap tuduhan pemerkosaan, pembakaran dan pembunuhan massal terhadap korban Rohingya.
"Keputusan hari ini yang belum pernah terjadi sebelumnya mencerminkan kecaman City Corporation atas pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan di Myanmar," kata Ketua Komite CLC untuk Urusan Kebebasan dan Kehormatan, David Wootton sebagaimana dilansir Al Jazeera, Jumat (6/3/2020).