Polda DIY Dalami Kasus Bentrokan Ojol vs Debt Collector, Isyaratkan Ada Tersangka

Agregasi KR Jogja, · Jum'at 06 Maret 2020 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 06 510 2179206 polda-diy-dalami-kasus-bentrokan-ojol-vs-debt-collector-isyaratkan-ada-tersangka-dRT4NZWs5J.jpg Ilustrasi

SLEMAN - Polda DIY dalami kasus bentrokan antara driver ojek online (Ojol) dan debt collector serta kelompok yang terlibat. Ia meminta masyarakat untuk bersabar.

“Terhadap peristiwa yang terjadi, kami sampaikan ke semua pihak bahwa proses hukum tetap akan dilakukan. Apakah itu yang melakukan penarikan (motor) yang berkaitan dengan fidusia, pengeroyokan, perusakan di kantor Grab, perusakan di PT BMA. Juga yang berkaitan dengan penganiayaan yang luka, yang motornya dirusak, tentu ada pidananya,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto, seperti dikutip dari KRJogja Jumat (6/3/2020).

Menurut Yuliyanto, bagi masyarakat maupun komunitas, Polri akan tegas melakukan penegakan hukum. Termasuk juga pelaporan terhadap pelanggaran UU ITE oleh T, juga akan dilakukan proses hukum yang proposional.

“Kepada semua pihak, percayakan penyelesaikan perkara ini kepada Polri. Yang pasti secara hukum akan diminta pertanggungjawaban kepada pihak yang melakukan aksi kriminalitas,” ujar Kombes Yuliyanto.

Baca Juga: Kronologi Bentrok Ojol dan Debt Collector di Sleman Yogyakarta

Ia menambahkan Polda DIY tidak memandang dari kelompok mana yang terlibat. Polda juga mengimbau masyarakat untuk menciptakan situasi kondisi sehingga masyarakat bisa tenang melakukan aktivitas dengan nyaman.

Di sisi lain, Polda juga mengimbau masyarakat luar DIY yang tidak tahu peristiwanya jangan membuat situasi panas atau menjadi provokator di dunia maya maupun di dunia nyata.

Menurut Kombes Yuliyanto, saat ini untuk pemetaan tersangka melalui proses yang tidak instan. Saksi harus diperiksa, petunjuk harus jelas sebelum dilakukan gelar perkara. Sudah ada 5 saksi yang diperiksa terkait ricuh Ojol dan DC ini.

“Saat ini kita fokuskan adalah buat situasi kondusif, kita juga sedang kumpulkan kira-kira siapa saja yang bisa dijadikan saksi. Jika ada yang inisiatif jadi saksi tanpa dipanggil kami berterima kasih,” kata Yuliyanto.

Baca Juga: Bentrokan Ojol vs Debt Collector di Sleman, 6 Orang Luka 4 Motor Rusak

Misalnya saja, pemilik motor yang dirusak ia berharap mereka bisa datang karena saat ini polisi belum tahu siapa pemilik motor yang dirusak itu. Ia mengimbau Ojol yang motornya rusak bisa datang ke Polres Sleman untuk memberikan keterangan agar perkara ini cepat selesai.

Lebih lanjut Kombes Yuliyanto mengatakan, semalam di Polsek Depok Timur sudah ada mediasi dipimpin Kapolres dihadiri oleh managemen Grab, Gojek, ada dari driver, dari Maluku serta lawyer kedua belah pihak. Termasuk driver Ojol A, yang nunggak angsuran.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini