nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin, Tiga Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 10 Maret 2020 22:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 10 608 2181329 kasus-pembunuhan-hakim-jamaluddin-tiga-tersangka-dilimpahkan-ke-kejaksaan-O7aolvxNI6.jpg Ilustrasi

MEDAN - Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, menyerahkan tiga tersangka pembunuhan terhadap hakim Jamaluddin, ke Kejaksaan Negeri Medan, Selasa (10/3/2020).

Penyerahan ini merupakan pelimpahan tahap kedua (P22) atas kasus itu. Sebelumnya berkas perkara pembunuhan itu telah dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejaksaan pada akhir Februari 2020 lalu.

Mereka yang diserahkan adalah Zuraida Hanum (41) yang merupakan istri hakim Jamaluddin sekaligus tersangka otak pelaku pembunuhan itu. Serta Jefri Pratama (42) dan Reza Fahlevi (29), dua eksekutor yang membantu Zuraida.

Para tersangka diserahkan berikut barang bukti bed cover yang digunakan untuk menyekap dan menutupi mayat hakim Jamaludin.

Lalu mobil Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi BK 77 HD yang digunakan para pelaku untuk membuang mayat hakim Jamaluddin, serta Toyota Camry hitam nomor polisi BK 78 ZH dan sepeda motor Honda Vario BK 5898 AET yang digunakan pelaku saat eksekusi pembuangan mayat hakim Jamaluddin.

Baca Juga: Polisi Sebut Tersangka Tak Rencanakan Buang Mayat Hakim Jamaluddin

Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Dwi Setyo menyebutkan, setelah diserahkan kepada pihaknya, ketiga tersangka langsung mengikuti proses administrasi dan dimintai keterangan. Mereka lalu dijebloskan ke ruang tahanan sementara Kejari Medan.

"Setelah dari sini mereka akan kita titipkan ke Rutan Tanjung Gusta untuk 20 hari ke depan. Di waktu itu kita akan melimpahkan berkas perkara ketiga tersangka ke Pengadilan Negeri Medan untuk segera disidangkan,"sebut Dwi.

Untuk perkara tersebut, sambung Dwi, pihaknya telah menunjuk sejumlah jaksa senior. Penugasan jaksa senior ini penting mengingat kasus tersebut adalah kasus pembunuhan berencana yang pembuktiannya cukup kompleks.

"Kita tunjuk sejumlah jaksa senior, seperti Parada Situmorang, Muhammad Yusuf dan beberapa lainnya,"tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hakim Jamaluddin (55) ditemukan tewas di jok tengah mobil Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi BK77HD miliknya di areal kebun kelapa sawit yang menjadi dasar salah satu jurang di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Deliserdang, 29 November 2019 lalu.

Dari hasil penyelidikan Polisi, hakim Jamaluddin disebut dibunuh di rumahnya di Perumahan Royal Monaco, Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Medan pada dini hari sebelumnya. Hakim Jamaluddin diduga dibunuh secara berencana oleh istrinya Zuraida Hanum dengan dibantu Jefri Pratama dan Reza Fahlevi.

Beragam motif disebut melatarbelakangi pembunuhan berencana itu. Mulai dari persoalan harta, persoalan rumah tangga hingga asmara.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini