Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah Letusan Gunung Krakatau hingga Lahirnya Gunung Anak Krakatau

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Sabtu, 11 April 2020 |08:39 WIB
Sejarah Letusan Gunung Krakatau hingga Lahirnya Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau. (BNPB)
A
A
A

1941-1950

Pada periode ini, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi di danau kawah setiap tahun.

 1952-1960

Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi di danu kawah pada 10-11 Oktober. Aktivitas vulkanik ini membentuk kerucut baru dengan danau kawah bergaris tengah 440 meter.

Erupsi juga terjadi pada 1953 di danau kawah pada 20-23 September, dengan tinggi kerucut mencapai 116 meter.

Pada 1958, gunung hasil letusan dahsyat Krakatau ini juga meletus. Namun, tidak ada catatan pasti mengenai tanggal erupsi.

Pada 1959, erupsi di danau terjadi pada Juli-Juli. Ada 4 fase dalam erupsi ini, yaitu erupsi abu hitam, erupsi abu dan gas, erupsi abu, dan erupsi abu hitam.

Erupsi kemudian juga terjadi pada 1960, tepatnya 12-13 Januari dengan ketinggian asap mencapai 1.000 meter.

1961-1968

Suatu hari pada 1961, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi. Kegiatan ini melenyapkan danau kawah bulan sabit serta leleran lava mengisi kawah dan bibir kawah bagian timur.

Selanjutnya pada 1963, leleran lava menembus laut dan membentuk seperti kipas.

Aktivitas selanjutnya Gunung Anak Krakatau terjadi pada 1968. Pada tahun itu, gunung api tersebut mengalami erupsi freatik selama September.

1972-1973

Pada 1972, erupsi abu mencapai ketinggian 1.600 mtere. Erupsi terus terjadi pada 26 Juni, 21-22 Desember, dan 29 Desember. Kegiatan ini berlanjut hingga Januari 1973. Pada 1973, aktivitas diakhiri dengan leleran lava ke arah selatan, barat daya, dan barat, menembus laut sehingga memperluas daratan.

1975-1979

Erupsi terus terjadi pada 1975 dengan diakhiri leleran lava ke arah barat-barat laut. Begitu pula dengan 1979, erupsi terjadi sepanjang tahun dengan diakhiri leleran lava ke arah barat daya.

1981-1988

Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi abu pada Februari hingga Juli. Aktivitas ini diakhiri dengan leleran lava ke arah selatan dengan menindih lava pada 1973.

Pada pertengahan 1984, gunung api ini juga meletus. Namun tidak diketahui tanggal pastinya.

Pada 1988, Gunung Anak Krakatu mengalami erupsi abu pada 16-18 Maret hingga membentuk kawah baru di lereng selatan. Aktivitas vulkanik ini diagiri dengan leleran lava terbatas pada lereng selatan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement