Polda Banten Tangkap Wanita Tawarkan "Live Sex" di Medsos

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 15 April 2020 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 15 340 2199845 polda-banten-tangkap-wanita-tawarkan-live-sex-di-medsos-JrF4pL8qtU.jpg Polda Banten tangkap wanita tawarkan live sex di medsos. (Foto : Ist)

JAKARTA – Ditreskrimsus Polda Banten menangkap seorang wanita berinisial AP (22) dan IP (23) yang menawarkan jasa “live sex” melalui akun media sosial (medsos) di Ciracas, Banten.

Direskrimsus Polda Banten, Kombes Nunung Syaifuddin mengungkapkan, akun Instagram itu menyajikan layanan tersebut. Dalam operasi itu, polisi menyita barang bukti transaksi pulsa, flashdisk berisikan layanan live streaming sex.

"Kejadian bermula saat akun Instagram AP (22) me-nshare dan membuat status di Ciracas Kota Serang Provinsi Banten dengan maksud dan tujuannya supaya orang membacanya dan supaya orang tersebut tertarik untuk melihat dan menyaksikan show live sex melalui grup akun Line secara premium," kata Nunung kepada Okezone, Jakarta, Rabu (15/4/2020)

Ia menjelaskan, penangkapan ini berdasarkan laporan masyarakat terkait kasus dugaan tindak pidana ITE. Polisi langsung menyelidiki hal tersebut.

"Setelah diketahui keberadaan pemilik akun Instagram tersebut, Tim Subdit V Siber menangkap pemilik akun Instagram AP dilakukan pengembangan diamankan IP (23) di Cikokol, Kota Tangerang selanjutnya mereka berdua dibawa dan diamankan untuk dimintai keterangan, serta ditahan di Rutan Polda Banten untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut," tutur Nunung.

Sementara itu, Kabid humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi mengatakan terkait kasus tersebut pihaknya mengimbau masyarakat tak membuat konten pornografi atau mengakses suatu laman atau akun media sosial yang mengandung muatan pornografi.

"Masyarakat dapat lebih sadar dan berhati-hati dalam bermedia sosial jangan menyebar atau sengaja membuat konten pornografi untuk sengaja mencari motif keuntungan atau mengakses konten pornografi," ujar Edy.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 45 ayat (1) Jo 27 ayat (1) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) huruf d dan/atau Pasal 36 Jo pasal 10 UU RI Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi Jo pasal 55 KUHP.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini