"Harusnya mudik dari Jakarta ke Madiun tanggal 24 Mei dan kembali dari Madiun ke Jakarta tanggal 30 Mei. Tetapi saya batalkan untuk mengikuti larangan pemerintah," tutur Kustiman saat ditemui Okezone.
Dengan adanya larangan mudik ini membuatnya harus ikhlas tak bertemu istri dan anaknya di kampung halamannya. Namun dia mengambil sisi positif dari adanya larangan mudik tersebut.
"Ya perasaan sedih enggak ketemu keluarga. Enggak ketemu istri dan sanak keluarga, biasanya lebaran kumpul. Tapi karena kebijakan pemerintah bagus daripada saya membawa virus, apalagi Jakarta kan zona merah," tutur dia.
Untuk mengobati rasa rindunya, dia pun bakal memanfaatkan tekonologi untuk bisa bertatap muka dengan keluarganya saat lebaran nanti. "Paling saya pake video call handphone," tandasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.