BATANGHARI - Sedikitnya 1.209 unit rumah warga Kabupaten Batanghari, Jambi terendam luapan air Sungai Batanghari. Pemkab Batanghari pun menetapkan status tanggap darurat bencana banjir di wilayahnya.
Plt Kepala BPBD Kabupaten Batanghari, Syar’i Saman mengakui bahwa debit air Sungai Batanghari dalam setiap harinya terus menunjukkan peningkatan.
“Setiap hari mengalami peningkatan. Apalagi sudah masuk musim hujan. Warga diminta waspada, karena bencana banjir telah merendam seribu lebih rumah warga,” kata Syar’i menukil laman Info Jambi, Rabu (6/5/2020).
Ia menambahkan, Pemkab Batanghari selanjutnya akan menyiapkan distribusi bantuan kepada warga terdampak banjir.
“Untuk bantuan logistik korban banjir tinggal menunggu SK dari Pak Bupati. Terkait hal ini sudah diusulkan, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bantuan disalurkan,” ujar dia.
Syar'i menjelaskan, wilayah terparah terdampak banjir ialah Kecamatan Muara Tembesi dengan jumlah rumah terendam mencapai 1.072 unit. Sedangkan wilayah lainnya yang juga dikepung banjir yakni Kecamatan Mersam dengan jumlah rumah terdampak sekitar 486 bangunan.
"Banjir melanda tujuh kecamatan. Selain merendam rumah warga, banjir juga merendam jalan. Untuk jalan yang paling banyak terendam banjir, masih di wilayah Kecamatan Muara Tembesi," tuturnya.
(Rizka Diputra)