Utang dan Sakit Hati, Motif Pembunuhan Wanita di Kebun Sawit Tanjab Barat

Azhari Sultan, Okezone · Jum'at 08 Mei 2020 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 340 2210847 utang-dan-sakit-hati-motif-pembunuhan-wanita-di-kebun-sawit-tanjab-barat-4cxf0UdWmI.jpg Polres Tanjungjabung Barat mengungkap kasus penemuan kerangka manusia di kebun sawit. (Foto: Istimewa)

JAMBI – Motif pembunuhan terhadap wanita bernama Inah (17) di parit cacing perkebunan sawit RT 01 Dusun Kampung Tengah, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Tanjab Barat, Jambi, akhirnya terkuak. Pelaku FR (21) mengaku nekat melakukan aksi itu lantaran sakit hati dibilang bodoh.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro mengatakan pembunuhan yang terjadi pada 10 Februari 2020 itu bermotif utang-piutang sebesar Rp250 ribu dan sakit hati karena diejek korban.

Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Tanjab Barat 

"Korban ini ada meminjam uang kepada tersangka dan berjanji akan dikembalikan dalam waktu dua hari. Namun setelah dua hari, korban tak kunjung mengembalikan uang korban," terangnya, Kamis 7 Mei 2020.

Tidak hanya itu, motif sakit hati terhadap korban membuat tersangka nekat melakukan pembunuhan.

"Selain karena utang-piutang, motif lainnya dikarenakan sakit hati dengan perkataan korban. Saat itu korban melontarkan kata-kata yang membuat tersangka sakit hati yakni 'bungul dan tambok' (bodoh nian). Bagi tersangka, itu sangat menghinanya," ungkap Guntur.

Penemuan kerangka manusia di kebun sawit Tanjungjabung Barat. (Foto: Azhari Sultan/Okezone)

Dari pengakuan tersangka, lanjut dia, korban dibunuh dengan cara dicekik. Mengetahui korban meninggal, selanjutnya tersangka menggulingkan korban hingga pinggir kanal kebun sawit yang akhirnya ditemukan warga sudah menjadi kerangka.

Guntur menambahkan, FR ditangkap pada Rabu 6 Mei. "Setelah melakukan serangkaian tindakan penyelidikan, Tim Petir Polres Tanjab Barat menemukan sejumlah barang bukti yang ada di TKP. Dari hasil penyelidikan, kita menemukan satu orang yang patut diduga tersangka yaitu FR," paparnya.

Tersangka ini, lanjut dia, ditangkap di rumahnya di wilayah Desa Karya Maju, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi.

Baca juga: Polisi Amankan Terduga Pembunuh Wanita yang Mayatnya Sudah Jadi Kerangka 

Setelah FR ditangkap, sambung guntur, polisi masih melakukan pencarian barang-barang bukti lain yang terkait dengan korban, khususnya untuk melengkapi alat bukti sah.

"Barang bukti yang saat ini belum ditemukan yakni satu motor milik korban. Menurut keterangan tersangka, saat itu motor milik korban ditinggalkan di TKP," tuturnya.

Atas perbuatan tersebut, FR ditahan di sel Mapolres Tanjab Barat. Ia pun terancam dikenakan Pasal 80 Ayat (3) juncto Pasal 76 C Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp3 miliar.

Identitas kerangka manusia yang ditemukan di perkebunan sawit di Tanjungjabung Barat, Jambi. (Foto: Istimewa/Facebook)

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini