Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tiga Saksi Diperiksa Terkait Kasus Prank Kardus Sepatu Berisi Jasad Bayi

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Minggu, 17 Mei 2020 |11:57 WIB
Tiga Saksi Diperiksa Terkait Kasus Prank Kardus Sepatu Berisi Jasad Bayi
(Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Jajaran Polres Metro Jakarta Timur masih memburu pelaku kasus prank kardus sepatu berisi jasad bayi laki-laki yang membuat heboh warga Jakarta Timur. Sejauh ini, jajaran kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi terkait kasus tersebut.

"Sudah 3 saksi kita periksa," singkat Wakapolres Jakarta Timur, AKBP Stefanus Tamuntuan saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (17/5/2020).

Stefanus mengaku masih belum mengetahui motif pelaku memberikan kardus sepatu berisi jasad bayi tersebut kepada seseorang pengendara motor. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran terkait pelaku pembuang bayi dalam kardus sepatu.

"Ya benar itu jasad bayi. Semua masih dalam pemeriksaan intensif," ucapnya.

Sekadar informasi, Warga Jakarta Timur (Jaktim) dihebohkan prank jasad bayi di dalam kardus sepatu yang diberikan oleh seseorang pengendara motor. Kejadian tersebut berawal saat seorang saksi berinisial FL mengaku sedang mengendarai motor di Jalan Raya Hankam, Ceger, Cipayung Jakarta Timur, pada Jumat, 15 Mei sekira pukul 22.45 WIB.

Kemudian, FL sejenak memberhentikan motornya tepat di bawah terowongan Hankam karena hendak memakai headset. Tak berselang lama, sebuah motor menghampiri FL dan memberikan sebuah kardus sepatu.

Pemotor itu langsung tancap gas setelah memberikan kardus sepatu tersebut le FL. FL curiga terhadap isi kardus sepatu tersebut karena tercium adanya aroma bau busuk obat. FL lantas membuka kardus tersebut dan didapati seorang bayi laki-laki dalam keadaan meninggal.

Selanjutnya, FL membawa kardus berisi jasad bayi tersebut pulang ke rumah dan memberitahukan ke ibu kandungnya serta melaporkan ke Ketua RT setempat. Kemudian, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cipayung.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement