JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan bekerjasama dengan Mabes Polri terkait bocornya data pemilih yang diposting akun twitter @underthebreach di media sosial.
Sebelumnya, @underthebreach telah memposting data pemilih milik KPU dengan menunjukkan contoh tampilan DPT Pemilu 2014 di Yogyakarta.
"KPU tetap memproses upaya penyalahgunaan data pemilih tersebut secara hukum, meskipun data tersebut tidak didapatkan langsung dari KPU," ujar Pramono saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (26/5/2020).
Baca juga: KPU Bantah Data Pemilih Diretas
Saat ini, lanjut Pramono, KPU telah berkoordinasi ke Cyber Crime Mabes Polri, BSSN dan Kemenkominfo untuk mengetahui secara pasti bagaimana data pemilih Pemilu 2014 tersebut diperoleh, dan bagaimana mencegah penyalahgunaan data tersebut.
Sebelumnya, Pramono menegaskan, tidak terjadi kebocoran atau peretasan terhadap data
DPT Pemilu 2014 yang berada dalam penguasaan KPU. Saat ini, lanjut dia, kondisi data DPT Pemilu 2014 di KPU RI dalam keadaan baik dan aman.