Perahu Terbalik, 4 Guru di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Era Neizma Wedya, iNews · Selasa 26 Mei 2020 19:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 26 610 2219960 perahu-terbalik-4-guru-di-ogan-ilir-tewas-tenggelam-mSH39xHKEQ.jpg Korban perahu terbalik di Ogan Ilir, Sumatera Selatan dievakuasi (Foto: Ist/Era Neizma)

OGAN ILIR - Perahu Ketek yang ditumpangi rombongan dari Yayasan Ponpes Nurul Yakin, mengalami musibah kecelakaan di Desa Tanjung Atap, Kecamatan Tanjung Baru, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Empat dari 12 penumpang perahu meninggal dunia.

Berdasarkan info yang diperoleh rombongan tersebut hendak melakukan ziarah ke Makam Said Umar Bagindo Sari, menggunakan perahu ketek yang dikemudikan Zainal (65) warga Tanjung Atap Barat. Perahu ketek itu sengaja disewa para penumpang yang berstatus guru di Ponpes Nurul Yakin.

Diketahui, jarak ke lokasi ziarah sekitar 300 meter dengan menyeberangi aliran sungai Ogan. Nahas, saat perahu ketek akan menyeberangi sungai, tiba-tiba oleng dan akhirnya terbalik. Para penumpang yang kaget tercebur ke aliran sungai.

Baca Juga: Kapal Pengangkut Sembako Tenggelam di Sungai Siak, Ribuan Mi Instan Mengapung 

Diduga arus sungai cukup deras dan banyak kumpai (rumput) membuat para penumpang kesulitan berenang. Akibatnya, empat penumpang tenggelam sehingga tewas dan sisanya berhasil diselamatkan.

Para korban sebelumnya mendapatkan pertolongan warga setelah mendengar teriakan minta tolong. Kejadiannya pada Selasa (26/5/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

Empat korban yang tewas tercatat sebagai guru Yayasan Ponpes Nurul Yakin yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Batu. Identitas mereka yakni, Wiwin Ahmad Gani (30), Muhammad Azan Purba (31) beralamat di Desa Tanjung Atap Barat, Rofikoh (35) warga Desa Tanjung Atap dan Deti Yustianah (25) warga Kelurahan Tanjung Batu.

Kepala Desa Tanjung Atap Firmansyah ketika dikonfirmasi membenarkan adanya musibah kecelakaan sungai akibat perahu ketek terbalik.

“Iya ada empat yang meninggal dunia, sebelumnya para korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tanjung Batu untuk dilakukan visum sebelum dibawa ke rumah duka. Sementara para korban yang selamat masih dirawat di puskesmas karena masih syok,” ujarnya.

Baca Juga: Nekat Melaut, Kapal Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Kulonprogo 

Sementara Kapolsek Tanjung Batu AKP Mujamik yang mengetahui informasi langsung menuju ke TKP dan rumah duka. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Tanjung Batu.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini