Dilarang Berkumpul, Warga Hong Kong Peringati Tragedi Tiananmen dengan Penyalaan Lilin Online

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 04 Juni 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 18 2224413 dilarang-berkumpul-warga-hong-kong-peringati-tragedi-tiananmen-dengan-penyalaan-lilin-online-RcY4lzyRPS.jpg Foto: Reuters.

HONG KONG - Warga Hong Kong berencana untuk menyalakan lilin di seluruh kota pada Kamis (4/6/2020) untuk memperingati tragedi berdarah 1989 di Lapangan Tiananmen, Beijing. Dengan cara itu, mereka menghindari larangan pertemuan umum yang diberlakukan di tengah pandemi virus corona.

Peringatan peristiwa 4 Juni itu menjadi sesuatu yang sensitif di Hong Kong pada tahun ini setelah Beijing bulan lalu mengambil langkah-langkah memberlakukan undang-undang keamanan nasional di kota semi otonom itu. Langkah tersebut dikhawatirkan akan menghancurkan kebebasan di kota pusat keuangan itu.

Diwartakan Reuters, di Beijing, keamanan di sekitar Lapangan Tiananmen, objek wisata populer di jantung kota itu, tampaknya diperketat pada Kamis, dengan lebih banyak polisi terlihat daripada pada hari-hari biasa.

Peristiwa Tiananmen tidak secara resmi diperingati di daratan China, di mana topik itu dianggap tabu dan diskusi apa pun mengenai kejadian itu sangat disensor. Tidak ada peringatan tentang peringatan di media pemerintah pada Kamis.

Di Hong Kong, selama tiga dekade, setiap tahunnya digelar upacara penyalaan lilin di Victoria Park yang biasanya menarik puluhan ribu orang. Tetapi pekan ini polisi mengatakan pertemuan massal akan menimbulkan bahaya bagi kesehatan masyarakat, di saat kota itu melaporkan kasus virus corona yang ditransmisikan secara lokal dalam beberapa pekan terakhir.

Pernyataan itu mendorong panitia untuk meminta warga menyalakan lilin di seluruh kota pada pukul 20:00 waktu setempat dan mengheningkan cipta selama satu menit setelahnya. Siapa pun yang takut ditangkap karena tindakan publik didorong untuk menandai hari itu di media sosial menggunakan tagar # 6431, merujuk pada peringatan ke-31 bersamaan dengan tanggalnya.

Meski ada larangan berkumpul, beberapa orang mengatakan bahwa mereka tetap berniat untuk pergi ke Victoria Park, karena sukarelawan membagikan lilin putih kepada orang-orang yang berangkat kerja di pagi hari.

Dengan langkah-langkah jarak sosial yang memungkinkan untuk pertemuan keagamaan dalam kondisi tertentu, yang lain berencana untuk menghadiri gereja dan kuil. Penduduk juga diharapkan untuk meletakkan bunga di sepanjang kawasan pejalan kaki di tepi laut, sementara beberapa seniman berencana untuk mengadakan pertunjukan teater jalanan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini