Kuliah kerja Pasis Seskoau Angkatan ke-57 secara daring juga mengundang berbagai stakeholder untuk saling berbagi informasi,knowledge transfer, meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan sehingga nantinya mampu merumuskan gagasan strategis untuk meningkatkan kemampuan industri pertahanan nasional menuju TNI AU dan Indonesia Maju serta sumber daya manusia yang unggul.
Adapun stakeholder yang turut berpartisipasi antara lain perusahaan luar negeri terdiri atas PT Lockheed Martin dari USA, PT ELTA System dan PT Elbit System dari Singapura, sedangkan perusahaan dalam negeri yaitu PT Garuda Maintenance Facility, PT Merpati Maintenance Facility, PT Infoglobal, PT LEN, PT FIN Komodo Teknologi, dan PT Jala Berikat Nusantara Perkasa serta perusahaan lainya yang bergerak di bidag pertahanan.
Menurut Marsma TNI Samsul Rizal, sebuah kesempatan emas dapat mengundang berbagai stakeholder dalam kegiatan ini. “Manfaatkan secara maksimal acara ini dengan berdiskusi secara aktif dan bertukar pikiran agar hasil kuliah kerja ini menjadi sumbangsih yang bernilai strategis untuk memberikan saran masukan bagi kebijakan pimpinan ke depan,” ujarnya.
Kuliah kerja yang dilaksanakan secara daring diikuti juga oleh Wadan Seskoau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, Atase Udara Amerika Serikat Kolonel Brian McCullough, para Direktur dan Kepala Departemen, Dosen, Perwira Penuntun Seskoau, Pasis Seskoau Angkatan Ke-57 di Gedung Pusoyu, Widya Mandala I dan Widya Mandala II Seskoau dengan tetap memperhatikan physical distancing.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.