Menembus Banjir, Sekeluarga Terperosok ke Sungai hingga Bayi Tewas Terseret Arus

Era Neizma Wedya, iNews · Minggu 14 Juni 2020 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 14 340 2229931 menembus-banjir-sekeluarga-terperosok-ke-sungai-hingga-bayi-tewas-terseret-arus-Ctxq2ivyaM.jpg Jasad bayi terseret banjir dievakuasi (Foto: Era Neizma)

OKU - Malang nasib Sagara Banyu Bening, karena bayi berusia 10 bulan ini hanyut di Sungai Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan, Sumatera Selatan, Sabtu 13 Juni 2020 sekira pukul 17.00 WIB. Korban berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa lagi pada Minggu (14/06/2020) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat ditemukan, mayat korban tersangkut di akar pohon di bibir sungai tidak jauh dari lokasinya terjatuh.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, musibah itu bermula saat ibu korban, Desi Puspita Sari (33), dibonceng suaminya, Dian Seno Aji (34) naik sepeda motor Yamaha Vega Force warna putih nomor polisi BG 4264 FAD.

Posisi korban karena masih balita seperti biasa digendong oleh ibunya, sementara kakak korban duduk di depan ayahnya.

"Pasutri ini bersama kedua anaknya berangkat dari Desa Lubuk Banjar Kecamatan Lubuk Raja tujuan ke Kota Baturaja dengan menempuh jalan melalui Jembatan Ogan VI Desa Kepayanag di Kecamatan Peninjauan," kata Kapolres OKU, AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kapolsek Peninjuan, Iptu Hamid, saat dikonfirmasi.

 

Dikatakan Kapolsek, saat itu Desa Kepayang sedang dilanda banjir dan orangtua korban tidak mengetahui kalau ada aliran sungai kecil di bawah badan jalan yang sedang dilewatinya.

Tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai Dian Seno Aji terperosok ke aliran sungai yang cukup deras, sehingga mengakibatkan seluruh penumpang beserta korban ikut terperosok dan hanyut. Namun, malang bayi mungil yang baru berumur 10 bulan ini terlepas dari gendongan ibunya dan hanyut terseret sungai yang sedang banjir.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berhamburan untuk menolong empat korban yang terseret air deras ini. Akan tetapi cuma ayah, ibu dan kakak korban berhasil diselamatkan. Sementara korban sendiri hilang ditelan derasnya arus Sungai Kepayang.

Selanjutnya tim BPBD OKU dibantu anggota Polri dan TNI AD serta warga sekitar terus melakukan penyisiran di sepanjang sungai. Dan baru pada pukul 02.00 WIB jenazah korban berhasil ditemukan tak jauh dari lokasinya hanyut.

Selanjutnya korban langsung dibawa anggota keluarganya ke kampung halamannya di Blok Kompas Desa Lubuk Banjar Kecamatan Lubuk Raja.

"Alhamdulilah kerja keras tim BPBD, polri, TNI AD dan warga akhirnya membuahkan hasil. Selanjutnya korban langsung dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan," pungkas Kapolsek.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini